config

Wakil Gubernur NTT, Drs.Yosef Nae Soi. 

KUPANG - Wakil Gubernur (Wagub) NTT,Josef Nae Soi meminta masyarakat NTT bisa melakukan refleksi secara kritis terhadap pembangunan di NTT. Refleksi kritis dibutuhkan agar mengetahui kekurangan dan kelemahan pemerintahan saat ini.Josef menyampaikan hal ini, Rabu (19/12/2018).

Menurut Josef, momentum HUT ke-60 saat ini, pemerintah mengharapkan seluruh elemen masyarakat bisa melakukan refleksi -refleksi kritis terhadap pembangunan saat ini. "Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat NTT agar bisa mereflksikan secara kritis terhadap kekurangan dan kelemahan dan peluang kita,"kata Josef.

Melalui refleksi, lanjut Josef, menjadi momentum dan harapan untuk membangun NTT kedepan lebih baik lagi. "Kita ini sudah usia 60 tahun, jadi kalau sudah usia begitu harus bergerak cepat.Kadang -kadang kami harus menggunakan istilah sedikit 'memaksa' yakni mengajak kita supaya jangan berpikir biasa-biasa.Karena itu kadang -kadang kita harus lari, kadang-kadang kita juga harus loncat," katanya.

Dikatakan, kita harus berbeda cara bekerja biasa-biasa, melainkan harus ada‎ perubahan. "Seperti tadi saya katakan bahwa kita harus loncat.Kita perlu terobosan-terobosan agar NTT ini bisa menjadi lebih baik kedepannya," kata Josef.

Josef mengakui, masyarakat NTT baik dan memiliki potensi, namun tergantung pada pemimpin."Saya contohkan, saat ini ASN kita di Lingkup Pemprov NTT sudah bagus. Kalau pemimpin bisa beri motivasi, teladan yang bagus,pasti mereka akan bekerja juga dengan bagus," ujarnya.

Ditanyai soal program-program yang disampaikan Gubernur dan Wagub NTT, ia mengatakan, semua itu merupakan target dan program yang menjadi prioritas pembangunan NTT, karena itu akan dilakukan dengan bertanggungjawab.

"Kita punya program prioritas dan jadikan pariwisata sebagai prime mover, revolusi hijau dan revolusi biru.Bahkan pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus pemerintah. Harapan kita mari bersama bangun daerah ini menjadi lebih baik kedepan," ujarnya.

 Sumber : Pos Kupang Rabu, 19 Desember 2018