config

Kain Alor 

alor

KAIN BELU

belu

 

Kain Tenun Sumba

66133430_468633233977298_5543403368858714557_n_IZs.jpg

Tenun khas Sumba begitu banyak diminati hingga sering diekspor ke luar negeri. Keunikan dan keindahan motifnya membuat kain tenun dari daerah ini paling terkenal dibanding kerajinan serupa dari seluruh wilayah NTT.

Sumba sendiri memiliki beragam jenis tenun hingga corak kain. Masing-masing punya makna tersendiri dan kerap dihubungkan dengan simbolisme tertentu. Dari sekian banyak motif tersebut, yang paling banyak dimunculkan adalah motif fauna.

Tenun Khas Rote

62483736_460915264691271_6919226038727228793_n_UyU.jpg

Seindah tenun Sumba, Rote juga punya kain khas yang unik. Hampir seluruh penduduknya bermata pencaharian sebagai pengrajin tenun ikat. Tidak mengherankan jika lantas salah satu desa tenun di Indonesia ini memiliki jumlah kain yang berlimpah.

Tenun Rote dulunya tidak punya banyak corak dan motif. Namun seiring berkembangnya zaman, jenisnya semakin berkembang. Lambat laun, kain tenun dari daerah ini makin banyak diminati masyarakat lokal maupun Internasional. Tak heran banyak selebritis hingga pejabat pun tertarik mengenakan baju dengan tenun khas Rote.

 Tenun Khas Timor Tengah Selatan (TTS)

kain tenun tradisional ntt
Wanita dalam balutan busana adat TTS 

Tenun khas daerah TTS terdiri dari tiga bentuk umum yaitu futus atau ikat, lotis atau diungkit, dan buna atau timbul. Masing-masing terdiri dari motif natural flora dan fauna, dengan pola geometris yang diselingi jalur lurik. Semuanya punya makna dan keunikan tersendiri, hingga membuat kain tenun satu ini banyak diminati.

Kain Tenun Khas Manggarai

kain tenun tradisional ntt
Perempuan dengan kain khas Manggarai.

Tenun Manggarai atau lebih dikenal dengan istilah Songke, merupakan kain khas NTT yang telah banyak dikenal masyarakat lokal dan mancanegara. Motifnya beragam, masing-masing punya arti khusus dan melambangkan harapan orang Manggarai dalam berbagai hal.

Beberapa motif yang paling sering digunakan adalah adalah wela kawu atau bunga kapuk, ranggong atau laba-laba, ju’i atau garis-garis batas, ntala atau bintang, serta wela runu atau bunga runu.