config

 

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 423/Kpts-II/1999 tanggal 15 Juni 1999, luas kawasan hutan NTT sebesar 1.808.990 Ha. Bahwa sebagian kawasan hutan tersebut mengalami perubahan kawasan hutan akibat tata batas kawasan hutan, perubahan peruntukan kawasan hutan dan perubahan fungsi kawasan hutan, sehingga pada tahun 2014 ditetapkan regulasi baru  Surat Keputusan Menteri Kehutanan No.SK 3911 Tahun 2014 tentang Kawasan hutan dan Konservasi perairan Provinsi NTT, seluas 1.784.751 ha. Luas kawan hutan menurut fungsinya pada tahun 2017 tidak mengalami perubahan atau sama dengan tahun 2016.

Untuk menjaga kelestarian kawasan hutan, telah dilaksanakan pembangunan kehutanan berupa kegiatan Penataan Batas Kawasan Hutan, Pengembangan Tanaman Cendana, Uji Coba Pembuatan Agroforestry, Rehabilitasi Kawasan Hutan Mangrove, Uji Coba Stek Pucuk Jati, Pembangunan Hutan Berbasis Gender, Pengembangan Tanaman Kayu Merah, Pembuatan Sarana Penyuluhan berupa Persemaian Tanaman Kehutanan di Maupoly, Perencanaan Pengelolaan DAS dan Peningkatan Produksi Hasil Hutan Non Kayu dan Hasil Hutan.  Hasil produksi kayu Rimba Campuran, Jati, Mahoni, Kayu Merah, Kayu Sengon, Kemiri, Gamelina dan Kapuk. Sedangkan produk non kayu yang menonjol yaitu asam, kemiri, cendana, kayu papi dan madu.

Pada tahun 2018 telah dilaksanakan persemaian dan penanaman kelor di Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah selatan, dengan rincian Mapoli Kota Kupang (13.000 bibit), HTC Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang (10.000 bibit) dan HTC Desa Noembila, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten TTS (10.000 bibit).

Luas Kawasan Hutan Menurut Fungsinya

NO.

 

FUNSI KAWASAN HUTAN

 

SK.423

SK.3911

SK.357

LUAS

%

LUAS

%

LUAS

%

1

2

3

4

5

6

7

8

1

Kawasan Suaka Alam (KSA) dan

350.330

19.37

516.701

28.95

521.412

29.93

 

a.       Daratan

b.      Perairan

Cagar Alam

Suaka Margasatwa

Taman Wisata Alam

Taman Nasional

Hutan Bakau

Taman Buru

66.650

18.920

159.155

59.060

40.695

5.850

3.68

1.05

8.80

3.26

2.25

0.32

260.219

256.482

14.58

14.37

   

2

Hutan Lindung

731.220

40.42

684.403

38.35

684.572

39.29

3

Hutan Produksi Terbatas

197.250

10.90

173.979

9.75

169.707

9.74

4

Hutan Produksi Tetap

428.360

23.68

296.064

16.59

288.155

16.54

5

Hutan Produksi yang dapat dikonversi

101.830

5.63

113.604

6.37

78.494

4.51

 

JUMLAH

1.808.990

100.00

1.784.751

100.00

1.742.340

100.00

                              Sumber Data : LKPJ Gubernur NTT,  T.A. 2018

 

                                                                Luas kawasan hutan menurut fungsinya

No Fungsi kawasan hutan Tahun 2016 Tahun 2017
Luas (ha) % Luas (ha) %
1 Kawasan Suaka alam/kawasan perairan 521.412 29,93 521.412 29,93
2 Hutan Lindung 684.572 39,29 684.572 39,29
3 Hutan Produksi Terbatas 169.707 9,74 169.707 9,74
4 Hutan Produksi Tetap 288.155 16,54 288.155 16,54
5 Hutan Produksi dpt dikonversi 78.494 4,51 78.494 4,51

                                                  Sumber : Dinas Kehutanan Prov. NTT, 2018