config

Perkembangan populasi ternak pada tahun 2018, secara agregat terdapat 15 (lima belas) komoditi ternak yang dapat dipantau statistiknya, sebagaimana yang ditampilkan dalam tabel berikut :

Perkembangan Populasi Ternak

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Tahun 2017-2018

Jenis ternak

Populasi (Ekor/Tahun)

Perkembangan

 

2017

2018*)

Ekor

%

Sapi Potong

1.007.608

1.027.256

19.648

1.95

 

Sapi Perah

45

45

0

0.00

 

Kerbau

162.658

165.551

2.893

1.78

 

Kuda

112.589

114.514

1.925

1.71

 

Kambing

674.227

693.557

19.330

2.87

 

Domba

67.579

68.388

809

1.20

 

Babi

2.073.446

2.141.246

67.800

3.27

 

Ayam buras

10.362.140

10.430.260

68.120

0.66

 

Ayam pedaging

6.237.777

6.300.121

62.344

1.00

 

Ayam petelur

198.887

200.554

1.667

0.84

 

Itik

310.003

317.383

7.380

2.38

 

Kelinci

13.401

13.827

426

3.18

 

Puyuh

3.589

3.685

96

2.67

 

Merpati

10.180

10.450

270

2.65

 

Itik Manila

35.747

36.527

780

2.18

 

                                Sumber      : Dinas Peternakan Prov. NTT 2018

                                Keterangan:  *) Angka sementara

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa perkembangan populasi per komoditinya cenderung menunjukkan angka positif. Dengan Kenaikan populasi tertinggi disumbangkan oleh ternak babi (3,27%) diikuti kelinci (3,18%), dan terendah sapi perah (0,00%).

Pada tahun 2018 Pemerintah Provinsi terus berkomitmen meningkatkan populasi ternak dengan memberdayakan masyarakat/kelompok masyarakat melalui kegiatan peningkatan populasi dan produktifitas ternak pada daerah-daerah yang potensial, diantaranya berupa:    

a.  

Penyediaan ternak sapi (bali dan ongole) sebanyak 325 ekor untuk 60 kelompok tani ternak.

b.  

Penyediaan ternak kambing lokal sebanyak 1.104 ekor untuk 65 kelompok tani ternak.

c.   

Tersedianya 704 ekor ternak Kambing Peranakan Ettawa untuk 65 kelompok tani ternak.

d.  

Tersedianya ternak babi sebanyak 1.134 ekor untuk 77 kelompok tani ternak.

Dalam rangka pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit menular ternak Pemerintah Provinsi juga telah melaksanakan:

a.  

Informasi tentang  Peternakan serta terlaksananya kegiatan Vaksinasi dan Inseminasi Buatan (IB) di 22 Kab/Kota oleh 152 Tenaga Lapangan Lepas (TLL);

b.  

Peningkatan kualitas kader kesehatan hewan dalam pelayanan vaksinasi dan pengobatan. Hasilnya adalah :

Ø  Tervaksin dan terobatinya ternak sapi, kerbau dan kuda, kambing, babi, domba dan unggas di 22 kab/kota;

Ø  Keikutsertaan dalam Rapat Koordinasi Kesehatan Hewan Tingkat Nasional;

Ø  Pelatihan Bedah bagi 1 orang Petugas pada Rumah Sakit Hewan UPT. Veteriner Provinsi NTT di Rumah Sakit Hewan di Jakarta;

Ø  Pelatihan Data Base dan Manajemen Rumah Sakit bagi 1 orang Petugas pada Rumah Sakit Hewan UPT. Veteriner Provinsi NTT di Bogor;

Ø  Pelatihan Pengujian Laboratorium Kesmavet/ Manajemen Laboratorim bagi 5 orang Petugas pada Rumah Sakit Hewan UPT. Veteriner Provinsi NTT di Bogor;

Ø  Tersedia  Alat-alat Kedokteran Hewan 1 Paket;

Ø  Tersedia  Peralatan Rumah Sakit Hewan 1 Paket.

Pembangunan peternakan didukung dengan peningkatan surveilance penyakit, pelayanan laboratorium, pelayanan vaksinasi dan pengobatan. Pengawasan perdagangan ternak antar daerah. Penyuluhan penerapan teknologi peternakan tepat guna dan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Pembangunan Peternakan Provinsi NTT.

 

 

                                                        Perkembangan Populasi Ternak diNTT Tahun 2016-2017

No. Jenis ternak Populasi (Ekor/Tahun) Perkembangan
  2016 2017*) ekor %
1 Sapi 984.551 1.003.752 19.201   1,95
2 Kerbau 156.927 158.834 1.907 1,22
3 Kuda 112.557 114.537 1.980 1,76
4 Kambing 637.969 646.591 8.622 1,35
5 Domba 66.884 67.787 903 1,35
6 Babi 1.845.408 1.869.718 24.310 1,32
7 Ayam buras 10.662.627 10.701.005 38.378 0,36
8 Ayam pedaging 4.838.166 4.847.992 9.826 0,20
9 Ayam petelur 201.511 202.622 1.111 0,55
10 Itik 314.588 318.157 3.569 1,13
11 Kelinci 3.333 3.426 93 2,79
12 Puyuh 3.557 3.562 5 0,14
13 Merpati 11.641 11.975 316 2,71
14 Itik Manila 30.354 30.736 382 1,26

                                                       Sumber : Dinas Peternakan Prov. NTT 2018
                                                      Keterangan:  *) Angka sementara