config

Profesi Petani adalah Profesi Sentral dan Menentukan.

 

 

"Kita berada hari ini untuk melakukan kegiatan menanam padi, tentu kita tahu bahwa tidak ada satu manusia pun di kolong langit ini yang tidak makan, dia pasti mesti makan, karena itu memang menjadi petani adalah sebuah profesi, profesi yang sangat sentral, profesi yang sangat menentukan kehidupan manusia", kata Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat saat melakukan penanaman padi di Sawah Paklay Barat Desa Tulleng Kecamatan Lembur Kabupaten Alor, Jumat 31/07/2020.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan sektor pertanian penting bagi kehidupan manusia. Kegiatan penanaman padi hari ini adalah sebuah kegiatan yang langsung menyentuh jantung kehidupan manusia. Bicara tentang pertanian berarti kita akan bicara tentang tanah, air, benih, pupuk dan sumber daya manusia, karena itu, kita perlu menyiapkan semuanya dengan baik. Khusus untuk pertanian memang perintah bapak presiden bahwa gubernur dan bupati harus menyiapkan dan memanfaatkan seluruh lahan pertanian baik yang sudah ada maupun dengan membuka lahan baru untuk kepentingan pangan. Menteri pertanian bersungguh-sungguh menaruh harapan untuk kita bekerja, karena itu alat-alat produksi seperti traktor dan sebagainya tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah kalau lahannya tidak dikerjakan. Teman-teman dari provinsi maupun kabupaten Alor akan mendampingi masyarakat Alor untuk mengelolah seluruh asset yang ada agar dapat dikerjakan dengan baik.
VBL mengatakan, kita juga membuat sebuah langkah maju, penanaman padi 2 kali setahun dilakukan di sini, ke depannya dibuat menjadi 3 kali setahun. Kita harus mulai tanam sehingga setiap daerah tidak mengalami krisis pangan, dipastikan setiap daerah ada jagung, singkong/ubi, beras untuk kebutuhan pangan masyarakat. Masyarakat diharapkan terus bersemangat menggerakkan seluruh kekuatan. Kalau bisa ada lahan baru, kita buka, tidak masalah. Kalau untuk pertanian pemerintah menyediakan anggarannya.
 
 
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menginginkan adanya peningkatan kualitas produksi padi melalui pendampingan pemerintah kepada masyarakat untuk menanam padi hibrida sehingga kualitas produksinya bisa tinggi, karena produktifitas padi hibrida jauh lebih banyak dari pada padi biasa. Lahan yang ada airnya harus sungguh-sungguh dikerjakan untuk menanam padi hibrida untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan apresiasi kepada Bupati Alor (Amon Djobo) karena memiliki semangat yang luar biasa membangun Alor supaya orang Alor Kenyang, Pintar dan Sehat. Kenyang, Pintar, Sehat itu sebuah diksi yang konkrit yang adalah pilihan diksi konkrit dari orang pintar.
"Saya tidak takut memberikan bantuan, saya tidak takut mengeluarkan uang untuk memberdayakan masyarakat karena tugas gubernur menyiapkan anggaran untuk masyarakat kerja, yang saya takut adalah airnya banyak, tanahnya banyak, kerja tidak ada, itu saya takut. Tapi kalau semangat kerja seperti orang Alor begini, gubernur pasti satu kesatuan semangat untuk kita bersama-sama membangun masyarakat Alor'", kata Viktor Bungtilu Laiskodat
Bupati Alor, Amon Djobo menyampaikan terimakasih atas kehadiran Gubernur NTT dan rombongan pada kesempatan ini, tentu membawa berkat bagi masyarakat di tempat ini. Hamparan lahan sawah tetap kami kelola untuk mendukung kebutuhan pangan lokal masyarakat di Kabupaten Alor. Luas sawah yang ada di Paklay Barat Desa Tulleng adalah 100 hektar lebih dan yang sudah dikerjakan ada 50 hektar dengan jumlah kelompok tani ada 5 kelompok yaitu Kelompok Tani Tulba I, Permata, Sinar Tulleng, Suka Maju dan Kelompok Tani Tatang Tawasi.
Turut hadir dalam kegiatan ini, para staf khusus Gubernur NTT, Ketua DPRD Kabupaten Alor dan Forkopimda Kabupaten Alor, para pimpinan instansi/dinas Provinsi NTT dan Kabupaten Alor, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, para petani, undangan dan para insan pers.
 
 
Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan.
(Tim Biro Humas dan Protokol NTT).