config

 

TOPOLOGI :

  1. Secara astronomis Provinsi NTT terletak antara 80 120 Lintang Selatan dan 1180 1250 Bujur Timur.
  2. Berdasarkan posisi geografisnya, Provinsi NTT memiliki batas-batas: Utara Laut Flores, Selatan Samudera Hindia, Timur Negara Timor Leste, Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  3. Berdasarkan letak geografisnya, Kepulauan NTT berada diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta diantara Samudera Indonesia dan Laut Flores.
  4. Provinsi NTT terdiri dari 21 kabupaten dan 1 Kota yang terletak ditujuh pulau besar, yaitu:

       Pulau Sumba: Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah.

       Pulau Timor: Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, dan Kota Kupang.

      Pulau Flores: Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

      Pulau Alor: Alor

      Pulau Lembata: Lembata

      Pulau Rote: Rote Ndao

       Pulau Sabu: Sabu Rajua

  • Seperti halnya di tempat lain di Indonesia, di Nusa Tenggara Timur hanya dikenal 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Pada bulan Juni - September arus angin berasal dari Australia dan tidak banyak mengandung uap air sehingga mengakibatkan musim kemarau. Sebaliknya pada bulan Desember – Maret arus angin banyak mengandung uap air yang berasal dari Asia dan Samudera Pasifik sehingga terjadi musim hujan. Keadaan seperti ini berganti setiap setengah tahun setelah melewati masa peralihan pada bulan April – Mei dan Oktober – November. Walaupun demikian mengingat NTT dekat dengan Australia, arus angin yang banyak mengandung uap air dari Asia dan Samudera Pasifik sampai di wilayah NTT kandungan uap airnya sudah berkurang yang mengakibatkan hari hujan di NTT lebih sedikit dibanding wilayah yang dekat dengan Asia. Hal ini menjadikan NTT sebagai wilayah yang tergolong kering di mana hanya 4 bulan (Januari s.d Maret, dan Desember) yang keadaannya relatif basah dan 8 bulan sisanya relatif kering.