config

 

Resmikan 2 Fasilitas Internet di Pulau Adonara Menkominfo Ingin digitalisasi Desa

Berjalan Lebih Cepat.

 

menkomin fo3

 

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G Plate menegaskan karena begitu pentingnya sarana internet bagi masyarakat desa,pihaknya berharap digitalisasi desa bisa berjalan lebih cepat.

” Itulah salah satu tujuan saya datang ke sini.Selain audit lapangan,untuk memastikan pembangunan infrastruktur telekomunikasi khususnya dalam layanan jaringan internet, kami juga berupaya mengedukasi langsung warga masyarakat mulai dari unsur pimpinan seperti bupati,camat,kepala desa dan perangkat desa untuk memahami betapa pentingnya digitalisasi desa bagi masyarakat Indonesia.”

Pernyataan itu dikemukakan Menteri Kominfo Johny G Plate usai meresmikan 2 sarana internet  di desa Lite kecamatan Adonara Tengah dan desa Woloklibang kecamatan Adonara Barat kabupaten Flores Timu,Jumat,(26/6/2020)..

Menkominfo Johny G Plate datang ke desa tersebut dengan menggunakan helikopter didampingi Wakil Gubernur NTT John Nae Soe,Bupati Flores Timur Augustinus Humbertus Gege Hajon, dan sejumlah pejabat pimpinan lainnya.

Bersama rombongan Mekominfo terbang dari ibukota kabupaten Larantuka, disambut oleh para pejabat terkait seperti Kadiskominfo Kabupaten Flores Timur, para camat setempat dan Kepala Desa Woloklibang.

Sedangkan dari BAKTI Kominfo ikut mendampingi Direktur Sumber Daya dan Administrasi Fadhilah Mathar.

Sehari sebelumnya,Menkominfo juga meresmikan fasilitas internet di desa Wolo Kecamatan Demon Pagong Kabupaten Floris Timur.

Sebagaimana adat kebiasaan daerah setempat,begitu turun dari pesawat,Menkominfo dan rombongan disambut tarian adat setempat berupa Tari Perang yang diperagakan oleh belasan pemuda warga setempat.

Menyambut peresmian tersebut,Wakil Gubernur NTT John Nae Soe.mengatakan bahwa,pihaknya sangat berterimakasih kepada Kemkominfo khususnya BAKTI Kominfo atas selesainya sejumlah pembangunan infrastruktur khususnya fasilitas internet di 2 desa di Pulau Adonara.”Coba begitu besarnya komitmen pak Menteri Kominfo kepada warga NTT,dia tidak datang ke Ibukota Provinsi,dia juga tidak datang ke Ibukota Kabupaten,tapi langsung datang ke sini,ke gunung dan desa hanya karena mau memastikan ketersediaan layanan internet di Pulau Adonara.Tentu saja kami harapkan hal ini bukan hanya di Pulau  Adonara,tapi juga di seluruh  Provinsi NTT,”papar dia.

Wagub NTT juga  menambahkan bahwa kunjungan kerja Menkominfo ke Flores Timur  ini merupakan kunjungan perdana sejak Johnny Plate dilantik menjadi Menteri pada Oktober tahun lalu. “Semoga kunjungan di Kampung Leluhur Plate ini, semakin memastikan akses internet yang berkualitas dan merata bagi masyarakat desa yang dikunjungi maupun desa-desa lainnya di provinsi NTT,” harapnya.

Mengingat masih banyak desa-desa terpencil di NTT yang jauh dari akses jaringan telekomunikasi internet, “Kita di NTT dan Flores Timur khususnya masih banyak desa yang perlu peningkatan akses jaringan terutama  internet, untuk itu kehadiran Menkominfo diharapkan semakin membawa angin segar bagi kemajuan jaringan telekomunikasi di daerah ini,” tandas dia.

 Dia juga menegaskan bahwa untuk beberapa pulau, ada beberapa daerah yang jaringan internetnya  masuk daerah 3T (tertinggal, terpencil dan terluar) dan perbatasan di Indonesia.

“Tapi ingat NTT itu provinsi yang sangat kaya.Namun memang perlu peningkatan jaringan,”ingatnya.

Dalam pesannya  Menkominfo Johnny Plate kembali menyebutkan, di Provinsi NTT, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) telah menyediakan akses internet di 667 lokasi seperti di sekolah, puskesmas, BLK, Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Adapun lokasi Base Transceiver Station (BTS) di provinsi NTT yang sudah on air dan dibangun oleh  BAKTI Kemkominfo berjumlah 115 BTS. 

Dalam dialog yang juga diikuti melalui video conference oleh seluruh perangkat kecamatan dan desa di Pulau Adonara tersebut,Menkominfo dalam bahasa sederhana menjelaskan dampak covid kepada seluruh warga yang harus mengubah standar dan perilaku yang dalam prakteknya tidak bisa lepas dari internet.

” Akibat pandemi.Covid 19 ini,sekarang kehidupan warga dunia termasuk kita di Indonesia berubah drastis dengan lebih banyak bergantung kepada internet. Sekolah, kerja,layanan kesehatan, pabrik dan lain-lain semua bergantung pada internet,karena itu pula digitalisasi di desa ini harus lebih cepat,”tegas dia.

Usai meresmikan fasilitas internet dalam prasasti, Menkominfo melakukan foto bersama dengan seluruh pejabat undangan dan sebagian warga yang hadir.

 

Sumber berita : https://suaramerdeka.news