Nasib Mahasiswa PGRI Tetap Menggantung

pgri

Kemenristik Dikti dan Dirjen Batal ke Kupang

    KUPANG – Dirjen Kelembahan IPTEK dan DIKTI Patdono Suwignjo yang direncanakan mengganti Menristek Dikti Muhammad Nasir yang dijadwalkan ke Kupang, Kamis (28/4) untuk menyelesaikan kisruh Universitas PGRI NTT pun ikut batal. Pantauan Timor Express di Undana, Kamis, Dirjen Kelembagaan IPTEK dan DIKTI Patdono Suwignjo sudah dijadwalkan memberikan kuliah umum di Undana siang kemarin, namun jadwal itu pun tertunda.

      “Memang dijadwalkan Kamis siang ini, (Kemarin, red) namun akhirnya batal juga,” jelas Pranata Humas Undana, David Sir yang ditemui Timor Express, kemarin di Kupang. Dijelaskannya, Dirjen Kelembagaan IPTEK dan DIKTI ini,

        Setelah tiba di Bandara Eltari langsung melalui jalan darat menuju Kefamenanu untuk agenda wisuda mahasiswa Universitas Timor (Unimor). Batalnya kehadiran dua petinggi kemenristek Dikti ini menimbulkan keresahan tersendiri bagi beberapa kalangan mahasiswa Universitas PGRI NTT. Beberapa mahasiswa seperti YohanesTei kepada Timor Express, mengaku kecewa dengan sikap Menristek Dikti Dirjen.

        “Kami sudah mengikuti perkembangan, pikiranya, persoalan PGRI akan segera selesai bila pangkalan data kembali diaktifkan. Namun, kalau seperti ini maka pemerintah sendiri yang menggantung nasib kami balasan ribu mahasiswa di Universitas PGRI NTT ini,” ujar John, sapaannya. Sementara Ketua Panitia penyambutan dari Universitas PGRI NTT versi Rektor Anton Kato, Rudi Tonubessi, mengatakan, pihaknya memahami berbagai agenda padat dari pihak kementrian tersebut. “Kita akan terus upayakan agar PDPT bisa aktif dalam tahun ini,”ujarnya pendek.

Sumber: Timex 29 April 2016

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *