Pertanian dan Tanaman Pangan

Potensi pertanian lahan kering yaitu sekitar 1.528.308 Ha dan berdasarka kelas kesesuaian lahan terdiri dari daerah dengan kecocokan tinggi (S1) seluas 202.810 Ha dan kecocokan sedang (S2) 4.78.930 Ha dan kecocokan terbatas (S3) 846.568 Ha.

Potensi perkebunan sesuai Rencana Dasar pengembangan Wilayah perkebunan ( RDPWP) menacapai luas 888.931 Ha, dan lahan untuk padang pengembalaan mencapai sekitar 900.000 Ha lebih.

Potensi lahan basah 284.103 Ha yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten/kota , dimana sebagian telah dikelola dan dibagi dalam berbagai daerah irigasi.

Kawasan peruntukan pertanian terdiri atas : (i) Kawasan pertanian tanaman pengandi seluruh kabupaten/kota, (ii) kawasan pertanian hortikultura diseluruh kabuapten/kota dan (iii) kawasan perkebunan terdiri atas : Kawasan perkebunan Kelapa, kopi,cengkeh, jambu mete,kemiri,dan perkebunan vanili.

Berdasarkan data BPS mayoritas penduduk bermata pencaharian tanaman pangan merupakan salah satu andaln utama bagi peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Bagi sebagian besar keluarga petani,hasil pertanian selain dipergunakan untuk pemenuhan kebutuhan pangan keluarga , juga menjadi sumber pendapatan untuk pemenuhan hidup ekonomi rumah tangga .

Tanaman Pangan dan Hortikultura

Peningkatan produksi tanaman pangan dilaksanakan melalui ekstensivikasi, intensivikasi, diversivikasi, dan pengembangan perbenihan/pembibitan sertya didukung dengan sarana dan prasarana pertanian.

Hal ini tercrmin dari produksi tanaman pangan karbohidrat (padi,jagung,kacang-kacangan,umbi-umbian) dan sumber protein nabati (sayur dan buah) ,serta sum,ber tanaman biofarmaka dan tanaman hias yang meningkat. Produktivitas padi dan jagung sebagai tanaman pangan utama tahun 2011-2012 diuraikan pada tabel

Prodktivitas Tanaman Pangan Tahun 2011-2012

Tanaman Pangan Uraian Tahun Perkembangan (%)
2011 2012
Padi
Jagung
Luas panen (ha) 195.201 200.094 2,15
Produksi gabah (ton) 591.370 598.566 18,13
Produktivitas (ton/ha) 3,03 3,49 15,24
Luas panen (ha) 246.893 245.323 (0,64)
Produksi gabah (ton) 629.386 629.386 19,97
Produktivitas (ton/ha) 2,12 2,57 20,73

Sumber : Dinas pertanian dan perekebunan dan BPS Provinsi NTT,2013

Tanaman padi dengan luas panen 200.094 Ha mengahsilakn produkasi sebesar 698.566 ton, meningkat 107.196 ton atau 18,13% dari tahun sebelumnya sebesar 591.370 ton.

Produksi jagung sebesar 629.386 ton , meningkat 104.748 atau 19,97% dari tahun sebelumnya sebesar 524.638 ton. Peningkatan produksi ini dipengaruhi oleh meningkatnya peroduktivitas jagung dari 2,12 ton/Ha menjadi 2,57 ton/Ha atau 20,73%. Factor utama yang mendongkrak peningkatan produksi maupun produktivitas pada tanaman padi dan jagung adalah iklim yang mendukung ditahun 2012 serta penggunaan benih/bibit bermutu/unggul.

Komoditas tanaman pangan lainnya yang di budidayakan yaitu ubi kayu,ubi jalar,kacang tanah,kacang hijau, kedele dan sorgum. Sedangkan hortikultura yang di ke,bangkan dengan produksi yang menonjol yaitu : (i) Komoditas hortikultura; alpukat,jeruk keprok,mangga dan pisang; (ii) komoditas biofarma; jahe, dan (iii) Komoditas sayur-sayuran : bawang merah, bawang putih, cabe besar dan cabe rawit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *