Potensi Peternakan

Kawasan pengembangan peternakan pada RTRWP berupa hamparan padang penggembalaan untuk peternakan sapi, kuda, kerbau, dan kambing seluas 832.228 Ha tersebar di Kabupaten/Kota. Kawasan pengembangan ternak lainnya dilaksanakan terintegrasi dengan kegiatan usah tanaman pangan dan perkebunan. Perkembangan populasi ternak besar dan ternak kecil yang populasinya menonjol pada tahun 2012-2013 sebagaimana yang ditampilkan pada Tabel.

Perkembangan Populasi Ternak Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2012-2013

Sumber : Dinas Peternakan Provinsi NTT 2013

Keterangan: *) Angka sementara.

Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa perkembangan populasi per komoditinya cenderung menunjukkan angka positif. Dengan kenikan populasi tertinggi disumbangkan oleh ternak kambing 2,87 % dan terendah ayam buras 0,72 % sedangkan populasi kerbau mengalami penurunan 12,63%.

Untuk menjaga kesehatan daging, pembangnan peternakan didukung 66 unit Rumah Potong Hewan (RPH)yang tersiri dari 54 RPH pemerintah dan RPH swasta. RPH yang ada belum mampu memberikan pelayanan masyarakat karena 40 % lebih kegiatan pemotongan ternak secara perorangan dilakukan di luar RPH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *