71

71

Tim Gugus Tugas Perdangan Manusia NTT Siaga Featured

Kupang - Tim gugus tugas yang melibatkan beberapa sektor melakukan pengawasan secara rutin 1x24 jam pada dua titik utama yang rawan digunakan oknum pelaku human trafficking, yakni Bandara El Tari Kupang dan Pelabuhan Nusa Lontar, Tenau Kupang.

Proses pemantauan terutama calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang non prosedural dimana jika kedapatan maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Kepala Dinas (Kadis) Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Drs. Bruno Kupok, menyampaikan hal ini melalui Kepala Bidang PHI dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Thomas Suban Hoda, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jumat (2/9/2016).

Thomas menjelaskan, keberadaan gugus tugas ini memang sudah lama ada tetapi proses kegiatan selama ini seperti apa, dirinya tidak terlalu ikuti karena dirinya baru saja tempati di bidang ini. Tim gugus tugas ini baru berjalan efektif kembali terhitung tanggal 1 Juli dimana seluruh instansi sudah berkoordinasi bersama untuk melakukan tugas bersama di lapangan.

Tugas gugus tugas antar instansi ini, jelas Thomas, fokus pada calon TKI non prosedural untuk memantau 1x24 jam di dua titik, yakni Bandara El Tari Kupang dan Pelabuhan Tenau Kupang.

"Kita bekerja maksimal untuk melakukan pengawasan. Sudah ada batasannya jika calon TKI yang non prosedural ditangkap di dua titik itu. Jika persoalan administrasi maka kita ambilalih penangannya. Jika ada unsur tindak pidana maka aparat kepolisian yang mengambil peran. Kita juga lakukan pengawasan terhadap PJTKI yang melakukan seleksi calon tenaga kerja. Kalau kedapatan mengirim TKI tidak resmi maka kita ajukan ke Kantor Satu Atap yang terbitkan surat ijin untuk bekukan surat ijin usahanya," tegas Thomas Tentang sosialisasi, Thomas mengatakan, berkoordinasi dengan dinas kabupaten terus dilakukan guna melakukan sosialisasi mengenai mekanisme perekrutan calon tenaga kerja.

Seluruh mekanisme harus berpedoman pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 tahun 2008 dimana dinas teknis di tingkat provinsi dan kabupaten agar terus melakukan sosialisasi dalam hal perekrutan tenaga kerja secara resmi.

Menurutnya, selama ini kesadaran warga untuk mengikuti prosedur mengurus dokumen secara resmi sebelum berangkat ke luar negeri membutuhkan proses. Untuk itu, pihak Nakertrans akan terus melakukan sosialisasi sehingga tidak ada lagi warga yang menjadi korban permainan oknum tertentu dalam merekrut calon tenaga kerja itu.

"Gugus tugas sudah ada batasan tugas mencegah yang non prosedural. Dalam hal pengawasan kita buka posko bersama. Kalau di Bandara ada TNI dibantu Polri juga petugas Angkasa Pura. Kita saling berkoordinasi. Kita ingatkan supaya para calon tenaga kerja harus menyertakan dokumen yang jelas, surat pengantar dari kabupaten yang legal. Kalau tidak resmi maka kita akan cegah dengan memberikan pembinaan agar mereka berangkat harus mengurus surat resmi," ujar Thomas.

Sumber : Pos kupang, Minggu 4 september 2016

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Polling

Bagaimana Tampilan Website Ini?

Statistik Pengunjung

Hari Ini135
Kemarin429
Minggu Ini1657
Bulan Ini12167
Total129286
Powered by CoalaWeb
Go to top
Our website is protected by DMC Firewall!
mersin escort
atasehir escort
kartal escort
bostanci escort
film izle
film izle,türkce film izle,dublaj izle,cakallarla dans 4 izle,4k film izle,hd izle
assasin's creed izle,cakallarla dans 4 izle,film izle,full hd film izle,panta film,hd film