71

71

Pariwisata Sumbang Rp 2 Triliun Featured

Kadis: 90 Ribu Wisatawan Kunjungi NTT Setahun

KUPANG - Tekad Gubernur NTT Frans Lebu Raya untuk menjadikan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai New Tourism Territory (NTT) cukup beralasan. Sumbangan dari sektor pariwisata tahun 2015 saja, mencapai Rp 2 triliun.

“Ini jumlah yang sangat besar. Jadi tahun 2015 pemasukan dari sektor pariwisata untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTT Rp 2 triliun. Target kita, setiap tahun naik 15-20 persen,” jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu kepada Timor Express, Selasa (30/8).
“Ini pemasukan dari hotel, restoran dan objek-objek wisata serta kerajinan-kerajinan lokal dan lainnya,” sambung Marius.

Mantan Penjabat Bupati Manggarai itu katakan, dengan potensi pemasukan yang begitu fantastis, pihaknya terus mengkampanyekan dunia pariwisata NTT ke dunia luar. Alhasil, kunjungan wisatawan ke NTT juga terus meningkat.

Secara umum, pihaknya menargetkan kunjungan sebanyak 90 ribu sampai 100 ribu wisatawan dari berbagai negara. Sementara target jangka panjang selama lima tahun sebanyak 500 ribu pengunjung.

Namun menurut dia, target tersebut harus dibahas dan dikaji kembali bersama Badan Pusat Statistik (BPR). Pasalnya, sumber informasi tertkait kunjungan wisatawan yang selama ini digunakan BPS belum tentu seluruhnya benar.

Dia contohkan, bulan Mei 2016, sebuah kapal pesiar berpenumpang 1.300 wisatawan menyinggahi Labuan Bajo Manggarai Barat. Dan, para wisatawan tersebut turun untuk menyaksikan keindahan alam Labuan Bajo yang terkenal juga dengan satwa langka Komodo.

“Ada juga kapal pesiar yang masuk dengan wisatawan 300 orang, 400 orang atau 500 orang. Di Labuan Bajo itu kan hampir setiap hari ada kapal pesiar,” beber Marius yang menduga wisatawan-wisatawan tersebut luput dari data BPS.

Salah satu jalur masuk wisatawan yang tergolong besar adalah dari Negara Timor Leste. Jumlahnya mencapai 36 ribu per tahun, dengan rincian, 3000 pengunjung per bulan dari Timor Leste.

Jika digabung dengan daerah lain, termasuk Kota Kupang, Marius yakin, jumlahnya jauh di atas 100 ribu wisatawan. Hal ini yang mendorong dirinya untuk meminta kepada Kemen terian Parekraf untuk didiskusikan kembali dengan BPS terkait metoda pengambilan data.

“Sangat mungkin untuk luput, karena BPS ambil data dari hotel-hotel. Sementara hotel juga bisa bohong. Misalnya per bulan 100 orang, dia bisa bilang 50 orang,” beber dia lagi.

Sumber : Timor Express 31 Agustus 2016

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

More in this category:

Polling

Bagaimana Tampilan Website Ini?

Statistik Pengunjung

Hari Ini673
Kemarin651
Minggu Ini1324
Bulan Ini13136
Total159496
Powered by CoalaWeb
Go to top
DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd
mersin escort
atasehir escort
kartal escort
bostanci escort
film izle
film izle,türkce film izle,dublaj izle,cakallarla dans 4 izle,4k film izle,hd izle
assasin's creed izle,cakallarla dans 4 izle,film izle,full hd film izle,panta film,hd film