lonceng

lonceng

Berita Online

Berita Online (13)

Sosialisasi Edukasi Keuangan tidak hanya untuk masyarakat saja, tetapi juga sangat di perlukan oleh pegawai OJK, pada kesempatan kali ini pegawai OJK Prov NTT di bekali dengan ilmu perencanaan keuangan yang baik dan benar, bertempat di rumah jabatan Kepala OJK Prov NTT tanggal 30 januari 2018 Ibu Sondang Marta Samosir (Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan) beserta rekan-rekan dari Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan memberikan sedikit penjelasan tentang Perencanaan keuangan keluarga.

Ibu Sondang Marta Samosir memberikan sambutan dan pemaparan secara singkat tentang perencanaan keuangan.

    Seluruh pegawai OJK Prov NTT di ingatkan dengan pentingnya perencanaan keuangan keluarga, di mana setiap keluarga mempunyai impian masing-masing, oleh karena itu seluruh pegawai OJK Prov NTT perlu perencanaan keuangan agar tercipta siklus kehidupan dan kebutuhan uang yang sehat di masa produktif dan masa pensiun nantinya. Terjadi inflasi atau naiknya harga barang dari tahun ke tahun oleh karena itu kita di ingatkan dengan 5 (lima) level kecerdasan finansial :

Level 1 – Menghabiskan Uang

Level 2 – menyisihkan Uang

Level 3 – Mengamankan Uang

Level 4 – Melipatgandakan Uang

Level 5 – Mendistibusikan Uang

Ibu Agastia Cestyakara dan Bapak Yang Sultan Bestari menjelaskan edukasi
perencanaan keuanganyang harus di lakukan Oleh Pegawai OJK Prov NTT.

Foto Bersama Ibu Sondang Marta Samosir
beserta Seluruh Pegawai OJK Prov. NTT.

Sumber : OJK Wilayah NTT

Sosialisasi Edukasi Keuangan bagi masyarakat di wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Republik Timor Leste yang berlangsung tanggal 31 januari 2018 di aula hotel Matahari Atambua Kabupaten Belu, Provinsi NTT yang di buka secara resmi oleh Bupati Belu Willy Brodus Lay.SH, Sondang Marta Samosir (Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan), I Wayan Sadnyana (Wakil Kepala OJK Prov NTT), Louis K. Gonsaga Atie (Kepala Bank NTT Cabang atambua) dan Idris Munandar (Kepala BPJS Kesehatan Cabang atambua)

Foto bersama Sebelum memulai acara Louis K. Gonsaga Atie ,Willy Brodus Lay.SH,  Sondang Marta Samosir, I Wayan Sadnyana, Idris Munandar.

    OJK selalu melakukan edukasi keuangan kepada masyarakat luas, hal ini dikarenakan pemahaman mengenai produk industri keuangan di masyarakat masih rendah, padahal mempunyai manfaat yang besar. Dalam kesempatan yang sama Ibu Sondang Marta Samosir memberikan pemaparannya tentang wilayah perbatasan memiliki peluang berinvestasi yang besar karenanya masyarakat perlu mendapatkan edukasi cara berinvestasi yang benar dan aman. Bupati Belu, Willy Brodus Lay  ketika membuka acara tersebut mengatakan, bersama dengan OJK melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai keuangan, hal tersebut perlu di lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pemerintahan yang lebih baik. Selain itu edukasi industri keuangan untuk mencegah investasi ilegal atau bodong yang banyak timbul di tengah masyarakat. Hal ini jika masyarakat semakin paham dengan lembaga keuangan di harapkan  terhindar dari investasi ilegal, dan lebih memanfaatkan potensi yang ada untuk membuka peluang usaha yang menghasilkan dengan berinvestasi yang aman.

Bupati Belu Willy Brodus Lay dan Ibu Sondang Marta samosir membuka acara edukasi dan memberikan pemaparan terkait edukasi keuangan.

    Menurut I Wayan Sadnyana, Seluruh elemen daerah mulai dari pemerintah daerah, OJK, industri keuangan dan instansi terkait lainya perlu bersama-sama mencari terobosan untuk meningkatkan inklusi keuangan hal ini sejalan dengan harapan seluruh insan yakni mewujudkan sektor jasa keuangan sebagai pilar ekonomi bangsa, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya sekitar 21,8 persen yang berarti dari setiap 100 penduduk hanya sekitar 22 orang yang termasuk kategori well literate, untuk literasi keuangan masyarakat di seluruh provinsi indonesia, Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki indeks literasi keuangan di bawah rata-rata nasional yaitu sebesar 28%. Kondisi ini mencerminkan bahwa pengetahuan masyarakat NTT belum merata dengan baik mengenai seluk beluk keuangan. Bank Pembangunan Daerah NTT dan BPJS Kesehatan turut mengambil bagian dalam edukasi masing-masing instansi mengenalkan produk dan layanan yang mereka miliki. Edukasi keuangan ini  diikuti oleh ratusan peserta dari  berbagai elemen masyarakat umum.

Sumber : OJK Wilayah NTT

Munir adalah ayah dengan dua anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Dia memiliki pekerjaan yang baik, sehat dan seorang pekerja keras bagi keluarga. Suatu hari dokter menyatakan dia menderita leukemia. Setelah setahun masuk-keluar rumah sakit, Munir harus meninggalkan keluarga untuk selamanya. Kabar baiknya, rupanya Munir telah mempersiapkan perlindungan bagi keluarganya. Dia memiliki polis asuransi jiwa. Setelah melewati proses klaim, istri Munir akhirnya berhasil mencairkan uang pertanggungan dari asuransi yang dimiliki suaminya yang ia gunakan untuk  membiayai pendidikan kedua orang anaknya.  

Hal yang di lakukan oleh Munir adalah pilihan yang tepat karena dengan menggunakan asuransi jiwa maka ia memindahkan risiko-risiko yang mungkin dihadapi ke perusahaan asuransi. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana memilih asuransi jiwa yang tepat. Setiap orang memang mempunyai kebutuhan yang berbeda namun kriteria dibawah ini bisa dijadikan pertimbangan dalam menggunakan asuransi tersebut.

Prinsip pokok  membeli asuransi adalah karena anda membutuhkannya. Anda adalah pihak paling mengerti diri anda dan paling mengerti kebutuhan anda. Munir Haikal seperti ilustrasi di atas sangat mengerti akan kebutuhannya, ia menyadari bahwa ia adalah tulang punggung keluarga yang apabila ia meninggal dunia maka keadaan ekonomi keluarga akan mengalami goncangan. Oleh karena itu, ia menggunakan asuransi jiwa sesuai kebutuhannya.

Hal lainnya yang penting adalah mengenal dan memastikan produk apa yang akan Anda beli. Mempelajari dan membandingkan produk-produk yang ditawarkan akan membantu anda dalam menentukan produk yang tepat sesuai kebutuhan anda.

Beberapa jenis produk asuransi jiwa misalnya asuransi jiwa berjangka (Term Life Insurance) yang memberi proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu biasanya selama 5, 10, atau 20 tahun, dengan premi tetap dan paling murah diantara produk lainnya. Produk asuransi jiwa lainnya adalah asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance yang memberikan perlindungan seumur hidup yaitu hingga nasabah mencapai usia 100 tahun. Ketika kontrak berakhir dan tertanggung dalam keadaan sehat maka ada uang yang dikembalikan kepada tertanggung sesuai kontrak yang ditetapkan.

Produk asuransi yang ketiga adalah asuransi jiwa dwiguna atau endowment yaitu asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka sekaligus tabungan. Artinya Anda sebagai pemegang polis dapat memperoleh nilai tunai dari premi asuransi yang sudah Anda bayarkan berupa uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam periode tertentu sesuai dengan kebijakan polis asuransi bersangkutan dan juga dapat menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa kontrak berakhir.

Produk asuransi jiwa berikutnya adalah asuransi jiwa unit link yang menggabungkan manfaat asuransi dengan investasi dan paling sering ditawarkan oleh agen asuransi. Jika Anda tertarik berinvestasi namun tidak mengerti tentang investasi dan ingin tetap memastikan jiwa Anda tetap mendapatkan manfaat perlindungan dari kematian, Anda bisa memilih jenis asuransi jiwa ini. Perusahaan asuransi akan menempatkan uang investasi pada produk keuangan seperti saham, obligasi, pasar uang, deposito atau kombinasi diantaranya.

Setelah mengenal produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan anda maka anda wajib menghitung kembali anggaran bulanan anda agar tidak ada kebutuhan tidak terpenuhi. Dalam teori perencanaan keuangan, idealnya mengalokasikan pendapatan antara 10%-20% untuk asuransi. Mencari tahu kualitas dan kredibilitas perusahaan asuransi yang akan anda gunakan adalah kewajiban lainnya yang harus anda lakukan karena diperusahaan inilah uang anda akan dikelola dalam jangka waktu yang panjang. Cross-check antara informasi dari perusahaan dan konsumen tentang prosedur klaim, persyaratan, jangka waktu pembayarannya dan daftar rumah sakit yang telah bekerja sama akan menambah referensi anda dalam memutuskan perusahaan mana yang akan anda pilih.

Kriteria  terakhir adalah ada baiknya jika Anda membeli asuransi selagi Anda sehat, hal ini tentu saja berpengaruh terhadap premi yang dibayarkan. Jika dalam kondisi sehat, premi yang dibayarkan akan lebih sedikit dibandingkan jika membelinya pada saat sudah sakit. Lakukan sedini mungkin, selagi Anda sehat.

Membeli asuransi memang tidak bisa diibaratkan seperti membeli barang yang langsung terlihat didepan mata. Membeli polis asuransi diibaratkan membeli rasa aman.; tidak terlihat, tetapi membuat kita merasa terlindungi. Yang tak kalah penting adalah menggunakan lembaga keuangan yang terdaftar dan di awasi oleh OJK karena dengan begitu lembaga keuangan yang anda gunakan adalah lembaga legal. (SSM)

Sumber : OJK Wilayah NTT

LKM adalah lembaga keuangan yang khusus didirikan untuk memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat melalui pinjaman atau pembiayaan, pengelolaan simpanan, dan jasa konsultasi pengembangan usaha yang dijalankan tidak semata-mata untuk mencari keuntungan. Keberadaan LKM dimaksudkan untuk mendukung usaha – usaha kecil. LKM juga diharapkan dapat menjadi jawaban kepada masyarakat yang mungkin sampai dengan saat ini masih segan bahkan takut untuk masuk ke bank atau lembaga jasa keuangan lainnya dan melakukan transaksi keuangan.

Sama seperti Bank, LKM juga menjalankan kegiatan usaha secara konvensional dan syariah sehingga melayani transaksi keuangan baik simpanan maupun pinjaman/pembiayaan. Anda dapat menjadi menyimpan dana yang dipercayakan kepada LKM baik dalam bentuk simpanan dan/atau deposito sesuai dengan perjanjian penyimpanan dana. Untuk anda yang ingin mengembangkan usaha atau memerlukan dana, anda juga dapat mengajukam pinjaman kepada LKM Konvensional dan pembiayaan kepada LKM Syariah yang mana pinjaman atau pembiayaan tersebut wajib dikembalikan sesuai dengan yang diperjanjikan.

Namun dalam kegiatan transaksi keuangan yang dilakukan di LKM, anda wajib memperhatikan cakupan wilayah usaha LKM tersebut. Cakupan wilayah usaha LKM meliputi Desa/Kelurahan, Kecamatan maupun Kabupaten/Kota. Karena cakupan wilayah usaha ini, maka LKM hanya dapat melakukan kegiatan transaksi keuangan kepada masyarakat tempat kedudukan LKM. Sebagai contoh, apabila LKM yang memiliki cakupan wilayah usaha Desa/Kelurahan maka yang dapat melakukan transaksi hanyalah masyarakat Desa/Kelurahan tersebut.

Provinsi NTT sebagai provinsi dengan cukup banyak pulau, maka tidak dapat dihindari terjadinya pemekaran wilayah pemerintahan. Nah, bagaimana dengan anda yang telah menjadi nasabah atau debitur pada LKM yang karena pemekaran wilayah menjadi berbeda cakupan wilayah usahanya? Anda tidak perlu khawatir karena untuk anda yang menyimpan dana dalam bentuk simpanan dan/atau deposito maka tetap dapat dilanjutkan sampai penutupan simpanan, juga untuk debitur atau yang mendapat fasilitas pinjaman/pembiayaan, anda tetap dapat dilanjutkan sampai dengan jangka waktu Penjaminan/pembiayaan berakhir.

Selain melayani transaksi keuangan, LKM juga diharuskan melakukan pelayanan perlindungan kepada pengguna jasa LKM antara lain keterbukaan informasi seperti kemungkinan risiko kerugian yang akan terjadi ketika melakukan transaksi keuangan, syarat dan ketentuan yang perlu anda ketahui sebagai penyimpan dan peminjam serta wewenang dan tanggung jawab dari pengurus LKM.

LKM merupakan lembaga keuangan yang juga diwajibkan berbadan hukum baik Perseroan Terbatas (PT) dan Koperasi namun Koperasi Jasa bukan Koperasi Simpan Pinjam. Mungkin akan timbul pertanyaan, lalu apa perbedaan antara LKM dengan Koperasi yang dikenal selama ini? LKM dalam menjalankan usahanya dapat memberikan pelayanan baik Simpanan maupun pinjaman kepada seluruh masyarakat yang berada di cakupan wilayah usahanya, sehingga dapat diakses oleh masyarakat umum sedangkan koperasi yang hanya dapat menjalankan transaksi dari dan kepada anggota koperasi tersebut.

Selain untuk menjadi pengguna jasa LKM, anda yang juga ingin  mendirikan LKM, maka tergolong mudah dengan dana yang murah dibanding dengan pendirian lembaga jasa keuangan lainnya. Apabila anda ingin mendirikan LKM dengan cakupan wilayah usaha Desa/Kelurahan maka modal disetor sebesa Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah), cakupan wilayah usaha Kecamatan modal disetor sebesar Rp100.000.000,- (seratus juta rupiah) dan cakupan wilayah usaha Kabupaten/Kota modal disetor sebesar Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah). Selain itu, persyaratan dan dokumen yang diperlukan juga tergolong tidak terlalu sulit. Pengajuan izin usaha LKM juga hanya memerlukan waktu yang singkat dan dapat dilakukan di Kantor OJK daerah setempat.

Anda tidak perlu takut untuk melakukan transaksi keuangan di LKM atau menjalankan usaha LKM, karena sebagai salah satu lembaga jasa keuangan maka LKM juga berada dalam pengawasan OJK. Oleh UU, OJK juga diberi kewenangan untuk melindungi penyimpan dan masyarakat dengan memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kegiatan usaha dari LKM, meminta LKM untuk menghentikan kegiatan usahanya apabila berpotensi merugikan masyarakat serta tindakan yang dianggap perlu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apabila terdapat pertanyaan, atau anda ingin berkonsultasi terkait dengan LKM baik transaksi maupun izin usaha pendirian, maka anda dapat mendatangi Kantor OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur, di Jalan Frans Seda, Kelurahan Fatululi Kota Kupang.

Dengan adanya LKM, anda yang berpenghasilan menengah ke bawah dan ingin mendapatkan fasilitas keuangan menjadi sangat terbuka. Anda yang ingin mengembangkan usaha kecil-kecilan dapat memanfaatkan pula fasilitas LKM. LKM juga merupakan bentuk peningkatan perekonomian negara.

Cerdas mengelola keuangan, masa depan sejahtera.

Sumber : OJK Wilayah NTT

KUPANG -- Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya menyampaikan pesan kepada seluruh ASN lingkup Pemprov NTT dan masyarakat NTT agar terus menjaga suasana damai di NTT.
"Dalam momentum Natal ini, kita harus maknai bahwa Natal itu harus diwujudkan dalam kehidupan kita semua," kata Lebu Raya pada acara Natal Bersama Pemprov NTT di GOR Oepoi, Kupang, Jumat (19/1/2018).
Hadir pada saat ini, pimpinan OPD Lingkup Pemprov NTT,? forum kordinasi pimpinan daerah (forkopimda) NTT, para ASN lingkup Pemprov NTT dan undangan lainnya.
Saat diberi kesempatan, Lebu Raya menayakan kepada semua ASN, apakah ingin menjadi Herodes atau mau jadi siapa, sebab, di waktu dahulu Yesus lahi tidak ada WhatsApp, tidak ada facebook, tapi tiga orang Majus dituntun oleh bintang.
"Berbeda dengan sekarang, teknologi menguasai hampir semua segi kehidupan. Kalau kita akui damai, maka kita gunakan teknologi itu kita ciptakan damai di NTT. Dengan kemajuan teknologi dan informasi juga untuk menyapa sesama dengan sukacita serta menyampaikan yang benar terhadap orang lain," kata Lebu Raya.
Dia menjelaskan, dengan perkembangan teknologi informatika itu, jangan digunakan untuk menyampaikan ujaran kebencian, berita hoax.
Natal ini menghadirkan dua pembicara atau tokoh agama, yakni Romo Okto Naif dan Pendeta, Yandri Manobe,S.Th

Sumber : Pos Kupang, Sabtu 20 Januari 2018

natal1  natal9

natal3  natal4

natal2  natal7

natal8

Program Budaya kerja (OJK WAY) OJK Prov. NTT tahun 2018 merupakan bagian dari akulturasi pegawai dengan membawa semangat perubahan serta menjunjung dan mengimplementasikan nilai-nilai strategis OJK, yaitu Proaktif, Inspiratif, dan Inovatif. Launching program Budaya Kerja KOJK prov. NTT yang bertemakan Insan OJK Sigap. dilaksanakan pada tanggal  11 Januari 2018 di Sonaf Room Subasuka kota Kupang. Masing-masing change agen menyampaikan program budaya kerja dengan tari-tarian yang berasal dari  masing-masing daerah. Launching program budaya kerja disertai dengan penandatanganan komitmen OJK Way oleh pejabat dan seluruh pegawai.

1

Change Leader, Change Partner dan Change Agen yang tidak henti mengawal Implementasi budaya perubahan di OJK Prov. NTT

KOJK Prov. NTT terus memberikan kontribusi nyata, menghadirkan pelayanan yang prima, dan meningkatkan kepercayaan stakeholders, dengan tiga nilai strategis yang diambil dari nama kota di daerah NTT dan digagas oleh OJK Prov. NTT yaitu:

1. OJK Proaktif atau MAUMERE ( Mari Aktif Untuk Melayani Stakeholders )

  1. Penyampaian Risalah rapat dengan stakeholders maksimal 24 jam setelah rapat.
  2. Edukasi mengenai lembaga jasa keuangan dan produknya kepada masyarakat melalui sarana media cetak SEI (Sarana Edukasi dan Informasi) sebanyak 3 kali setiap triwulan.
  3. Pemberian Informasi melalui kliping dan majalah OJK kepada stakeholders.
  4. Mempercepat Proses perizinan dan permintaan data dari dan kepada stakeholders.

2.OJK Inspiratif atau ATAMBUA ( Aktif Dalam Membantu, Bekerjasama, Dan Mengedukasi)

  1. Donor darah Rutin yang dilakukan setiap Triwulan.
  2. Sharing buku yang terdapat di perpustakaan kepada sesama pegawai setiap hari.
  3. Pembuatan lubang resapan air (biopori) di lingkungan sekitar kantor OJK Prov. NTT setiap triwulan.
  4. Car Free Day bersama dengan lembaga jasa keuangan setiap triwulan.
  5. Peduli kesehatan pegawai dengan membagikan jus sehat setiap bulan.
  6. Bekerjasama dengan dinas komunikasi dan informasi provinsi NTT untuk menayangkan berita kegiatan OJK Prov. NTT minimal 3 kali setiap triwulan.

3.OJK Inovatif atau ROTE NDAO ( Rajin Optimalkan Teknologi Dalam Aktivitas Organisasi )

  1. Fast, Go Green, with Paperless.
  2. Penggunaan Sistem SIMPAN (Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan).
  3. Sharing Market Update kepada sesama pegawai setiap triwulan.

2

Launching di sertai dengan penandatanganan komitmen OJK Way
oleh unsur Pimpinan dan seluruh pegawai

 

3

Masing-masing Change Agen mendemontrasikan Program Budaya Kerja
OJK Prov. NTT dengan tari-tarian daerah NTT.

4

Kepala OJK Prov. NTT, Bp.Winter Marbun foto bersama dengan
seluruh pegawai OJK Prov. NTT.

KUPANG - Penantian panjang Tonny Stefanus Bengu menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTT, menggantikan Antonius Soares yang terlibat kasus narkoba akhirnya terealisir.

Tonny Bengu sapaan karibnya dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dalam paripurna istimewa Pergantian Antar Waktu (PAW) di ruang rapat utama DPRD NTT, Selasa (5/9).

Tonny Stefanus Bengu merupakan anggota DPRD NTT dari Dapil II meliputi Kota Kupang, Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Rote Ndao.

Politisi Gerindra itu menjadi DPRD NTT pengganti antar waktu periode 2014-2019.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dalam pidatonya usai melantik dan mengambil sumpah terhadap Tonny Bengu mengemukakan, sebagai anggota DPRD NTT, memiliki tugas dan peran yang strategis dalam upaya pembangunan masyarakat NTT, terlebih dapil yang diwakilinya.

Karena itu, bilangnya, segala upaya menyampaikan bahkan menggolkan kepentingan rakyat, harus dilandaskan pada kerja sama yang baik dengan pemerintah, termasuk dengan sesam anggota DPRD NTT. “Intinya kita harus bekerjasama untuk meloloskan apa yang menjadi kebutuhan rakyat NTT,” tuturnya.

Dikemukakan, beban kerja di DPRD NTT, terus meningkat, baik dalam bidang legislasi, bidang anggaran maupun bidang pengawasan. Hal ini menutut setiap anggota DPRD NTT, untuk kian aktif dalam semua persidangan, agar apa yang direncanakan dan dibahas, berjalan dengan baik. “Tuntunya semua bermuara pada kepentingan pembangunan masyarakat NTT,” bilang politisi muda Golkar itu.

Pada kesempatan itu, dia mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD NTT, untuk membangun soliditas dan kebersamaan dengan pemerintah Provinsi NTT, untuk terus mewujudkan apa yang menjadi program prioritas pembangunan di NTT.

Sementara itu, Tonny Bengu kepada koran ini berterima kasih kepada DPP dan DPD Partai Gerindra NTT, yang telah mengupayakan proses PAW, hingga dirinya dilantik hari ini (Kemarin-red). ‘Kami sekeluarga berterima kasih, karena saya sudah dilantik dengan resmi,” paparnya.

Dikemukakan, hampir dua tahun dirinya menunggu finalisasi dirinya menggantikan rekan politik sebelumnya, Antonio Soares. “Memang prosesnya begitu panjang dan lama. Syukur karena hari ini resmi saya dilantik,” imbuhnya.

Dia berjanji akan menjalankan tugasnya dengan baik, terutama memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat yang merupakan konstituennya. “Tanpa masyarakat saya bukanlah siapa-siapa. Saya komitmen untuk berupaya memperjuangkan apa yang dibutuhkan masyarakat,” timpalnya.

Pantauan media ini, saat dilantik, Tonny Benggu terlihat dalam kondisi yang tidak fit, karena sakit. Usai dilantik, Tonny Bengu terlihat dipapah menuruni tangga DPRD NTT, menuju kendaraannya. 

Sumber : Timor Express, Rabu 6 September 2017

 

KUPANG – KONI NTT telah mengajukan usulan untuk merenovasi Gedung KONI NTT, sehingga bisa dimanfaatkan untuk Kantor KONI dan juga untuk menggelar berbagai rapat/pertemuan KONI.

“Melihat kondisi Gedung KONI, kita merasa perlu untuk di renovasi, dan secara teknis sebagai Ketua Harian KONI, saya sudah usulkan ke Badan Aset untuk merenovasi gedung KONI,” kata Ketua Harian KONI NTT Andre Koreh, kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (1/9) lalu.

Dijelaskannya, jika telah di rehab, nantinya dalam gedung tersebut ada ruang pertemuan besar, dan juga kantor KONI NTT.

“Jika ada pertemuan atau Rapat-rapat KONI, tidak perlu digelar di Hotel lagi, tapi cukup di gedung KONI,” jelasnya.

“Kita sekali rapat di Hotel itu bisa habis anggaran Rp 100-200 juta, sehingga lebih baik jika punya kantor sendiri,” ujarnya.
“Disetujui atau tidak, dalam prosesnya usulan sudah kita naikkan untuk di renovasi senilai Rp 2 miliar,” terangnya.

Soal kapan renovasi ini akan dilakukan, Andre mengatakan kalau diakomodir di APBD perubahan, maka pengerjaanya akan dimulai tahun ini juga.

“Tapi menurut informasi kemungkinan besar akan diakomodir di anggaran murni 2018. Yang Pasti usulanya sudah Kami sampaikan, bersamaan dengan kekurangan anggaran Mengikuti kejuaraan Dunia Kempo di AS, menyangkut pengurusan jenasah Almarhum Simpai Barnabas nDjurumana,” ungkapnya.

Kenapa tidak dibangun baru saja? Andre mengatakan, secara prinsip
bangun baru bisa saja kalau anggarannya ada.

“Tapi kita lihat juga kondisi gelanggan remaja disamping GOR yang dibangun dengan biaya mahal, itu saja belum selesai di bangun. Lalu kita bangun baru lagi gedung KONI,” katanya.

“Kita renovasi dulu Gedung KONI dan selesaikan dulu gelaggang remaja yang lagi mengkrak itu, yang sekarang di bagian bawahnya sudah jadi tempat jualan,” ungkapnya.

Dengan melakukan renovasi senilai Rp 1-2 miliar, dirinya lanjut Andre percaya bahwa 5-10 tahun kedepan gedung ini masih tetap layak digunakan.

Disinggung apakah setelah renovasi, Gedung KONI tetap bisa di gunakan untuk latihan? Andre juga memastikan bahwa latihan tetap bisa dilakukan di gedung KONI tersebut.

“Latihan tetap bisa digunakan, karena nantinya ada ruang besar di tengah dan pinggirnya ada kantor KONI dan Kalau ada Rekerda KONI atau rapat besar bisa ruang tengah yang besar itu yang digunakan,” tutupnya.

Sumber : Timor Express, Senin, 4 Juli 2017

Kupang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) defenitif setelah lowong sekira dua bulan. Benediktus Polo Maing yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setda NTT dilantik menjadi Sekda NTT. Pelantikan itu dilakukan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya mewakili Presiden RI Djoko Widodo, di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Rabu (30/8).

Polo Maing dilantik berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor: 89/PPA/2017 Tentang Pemberitahuan dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Sekda).

Mantan Kadis Kehutanan NTT itu diusul ke presiden bersama dua calon lainnya yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sisilian Sona dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tini Tadeus.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dalam sambutannya mengatakan, Sekda NTT yang baru dinanti sejumlah tugas yang berat seperti pembahasan Perubahan APBD tahun anggaran (TA) 2017 dan RAPBD TA 2018. Karena itu, pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) harus tepat waktu dan tepat sasaran.

Dia mengatakan, Ben Polo Maing harus menjalankan tugas dengan baik, bekerja keras, cerdas dan bekerja tuntas, serta menjaga martabat dan kepercayaan. “Mari kerja keras, cerdas dan tuntas. Jaga martabat dan kepercayaan yang sudah diberikan,” imbuh Lebu Raya.

Dikemukakan, Sekda diangkat berdasarkan keputusan presiden. Hal ini sudah terbukti dengan terbitnya Kepres. Tentunya presiden bersama jajarannya melihat apa yang menjadi track record dan prestasi. “Jadi ini harus dijaga,” pesan Lebu Raya.

Sekda harus membangun sinergitas dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk dengan lembaga DPRD agar semua bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. “Bangun sinergitas dengan semua tingkatan pemerintahan sehingga tugas pemerintahan, pembinaan pegawai maupun koordinasi lembaga DPRD berlangsung baik. Membangun kemitraan menjadi utama,” pesannya kepada Ben Polo Maing.

Pada kesempatan yang sama, gubernur dua periode itu menyampaikan terima kasih kepada mantan Sekda NTT, Frans Salem atas segala pengabdian dan kerja sama serta kemitraan yang telah dibangun selama ini. “Terima kasih kepada Pak Frans Salem, terima kasih atas pengabdianmu membantu saya sebagai gubernur selama sekian tahun,” ungkapnya.

Pantauan media ini, saat pelantikan, Sekda NTT tersebut didampingi Pastor Paroki St. Maria Asumta Kupang, Rm. Ruddy Tjung Lake, Pr. Hadir pada kesempatan itu, istri Sekda Polomaing, Maria Goreti Sri Rahayu dan anak-anaknya. Turut hadir Forkopimda antara lain, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno, Danrem 161/WS Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhendar, Kajati NTT Sunarta dan undangan lainnya. Hadir juga mantan Sekda NTT, Frans Salem dan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore.

Sumber : Timor Express, Kamis, 31 Agustus 2017

Kupang - Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus selalu terjamin dari aspek kuantitas maupun kualitas.

Hal ini yang menjadi acuan bagi Bengkel Appek untuk menggelar diskusi jejaring pangan dan gizi, bersama Bappeda Provinsi NTT, Dinas Pertanian Provinsi NTT, DPRD Provinsi, Cis Timor, dan lembaga lainnya, di Sotis Hotel, Selasa (30/5).

Koordinator Umum Bengkel Appek Vinsensius Bureni menjelaskan kondisi pangan di NTT menunjukan skor pola pangan harapan (PPH) yang masih rendah. Berada di peringkat 32 dari 33 provinsi di Indonesia pada tahun 2012.

Kegagalan ketahanan pangan disebabkan oleh ego sektoral, perencanaan tanpa data dan lokasi, pembangunan belum sesuai karakteristik wilayah, dan kurangnya sinergitas antara komponen utama.

Kondisi ini yang kemudian berkontribusi pada tingkat kemiskinan di NTT yang mencapai 19,82 persen. Dan data balita gizi kurang di NTT mencapai 33,6 persen pada tahun 2013 atau peringkat 33 dari 33 provinsi, sehingga berdampak pada pertumbuhan bayi dan balita.

Ia menambahkan, melihat kenyataan di atas, SNV bekerja sama dengan Bengkel Appek NTT, YPPS melakukan advokasi dalam menyikapi ketahanan pangan dan gizi yang terjadi di NTT dengan melibatkan pemangku kepentingan di Provinsi NTT.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi NTT, Winston Rondo menjelaskan, masalah utama yang dihadapi adalah masalah anggaran yang masih didominasi pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan lainnya.

Bappeda sangat kuat dalam mengawasi masalah pangan dan gizi, hanya masih kurang dalam kerja atau aksi-aksi nyata. Oleh karena itu, berbagai pihak harus duduk bersama dan membahas program yang benar-benar sampai kepada masyarakat menengah kebawah.

Selain itu, Dinas Kesehatan dan Pertanian harus terus bekerja sama dalam menerangi masalah gizi. Pasalnya, kasus yang terjadi banyak yang sudah terkena gizi buruk baru kemudian yang disalahkan adalah dinas kesehatan. Padahal seharusnya dilihat factor penyebabnya, seperti kesanggupan keluarga memberi asupan gizi pada anaknya, dan bagaimana cara orangtua mengolahkan makanan menjadi makanan bergizi.

Ia berharap dapat ditemukan konsep kolaborasi yang bersifat strategis dan teknis untuk mewujudkan kondisi pangan dan gizi dari aspek ketersediaan, akses pemanfaatan, dan berkelanjutan di NTT. 

Sumber : Timor Express, Senin 5 Juni 2017

 

Polling

Bagaimana Tampilan Website Ini?

Bagus Sekali - 17.5%
Baik - 19.5%
Biasa - 14%
Buruk - 45.8%

Total votes: 933
The voting for this poll has ended on: December 31, 2017

Statistik Pengunjung

Hari Ini304
Kemarin510
Minggu Ini2877
Bulan Ini11797
Total297510
Powered by CoalaWeb
Go to top
DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd
mersin escort
atasehir escort
kartal escort
bostanci escort
film izle
film izle,türkce film izle,dublaj izle,cakallarla dans 4 izle,4k film izle,hd izle
assasin's creed izle,cakallarla dans 4 izle,film izle,full hd film izle,panta film,hd film