Kasus Covid-19 Tertinggi di NTT, Sikka Berlakukan Jam Malam

Kasus Covid-19 Tertinggi di NTT, Sikka Berlakukan Jam Malam

img_20200517_214011

Evakuasi 5 pasien positif Covid 19, klaster Gowa dan klaster Magetan dari SCC ke ruang isolasi RS TC Hillers, Minggu (17/5) malam

Evakuasi 5 pasien positif Covid 19, klaster Gowa dan klaster Magetan dari SCC ke ruang isolasi RS TC Hillers, Minggu (17/5) malam.

 

Berdasarkan rilis Satgas Covid-19 NTT, Minggu (17/5) Kabupaten Sikka merupakan wilayah dengan kasus positif Covid-19 tertinggi di NTT.

Menanggapi hal ini, Pemkab Sikka mulai memberlakukan jam malam dan bersiaga dengan penularan lokal akibat kontak erat pasien positif Covid-19.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus kepada VN Minggu (17/5).

“Kita sedang buru yanh kontak erat dengan pasien positif,” kata Hermelus.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Provinsi NTT, tambah Herlemus, Kabupaten Sikka sebanyak 26 kasus. Disusul Kota Kupang 15 kasus, Manggarai Barat 12 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Rote Ndao 2 kasus, TTS 2, Nagekeo 1 kasus, Flotim 1 kasus, Ende 1 kasus, dan Manggarai 1 kasus.

Herlemus menjelaskan, dari 71 sampel swab pelaku perjalanan dari berbagai klaster, yang dikirim ke Laboratorium Molekular RS W.Z Johannes Kupang, sebanyak 26 dinyatakan positif Covid-19 yakni dari klaster Lambelu 21 kasus, 2 klaster Temboro Magetan dan 3 dari klaster Gowa.

Saat ini, kata Herlemus, 26 pasien positif Covid-19 dirawat di RS TC Hillers. Di ruang isolasi sebanyak 17 orang dan di ruang paviliun 9 orang.

Satgas jug sedang mempersiapkan ruangan lainnya di RS TC Hillers untuk mengantisipasi jika ada penambahan kasus dari 19 sampel swab yang baru dikirim Minggu (17/5) tadi.

“Ada 17 di ruang isolasi, sedangkan sisanya di ruang paviliun RS TC Hillers. Kita sedang menyiapkan ruangan lainnya, antisipasi 19 sampel swab yang kita baru kirim hari ini,” ujarnya.

Menurut Herlemus, pembangunan ruang isolasi di 13 Puskesmas dan di Laboratorium Kesda Kabupaten Sikka, sudah hampir rampung sehingga pasien dengan indikasi Covid-19 bisa dirawat di 13 Puskesmas tersebut sedangkan pasien positif tetap dirawat terpusat di ruang isolasi RS TC Hillers. (bev/ol)

Sumber Berita : www.victorynews.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *