Gubernur Laiskodat Sebut Provinsi NTT Butuh 20 Kapal Penyeberangan

Kupang, DERANA.ID- Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menjelaskan, sebagai provinsi Kepulauan NTT membutuhkan 20 Kapal penyeberangan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Laiskodat saat meresmikan dermaga dua Bolok sekaligus pelayaran KMP Jatra I dan KMP Namparnos di Dermaga Bolok, Kabupaten Kupang.
“Kalau NTT ini idealnya harus ada 20 kapal. Saya yakin jika ada 20 kapal, maka akan sangat lancar pergerakan manusia di NTT,” kata Gubernur VBL mengutip Antara.
VBL menyebut, berdasarkan keterangan Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, jumlah kapal yang dikelola ASDP di wilayah NTT baru ada 11 kapal.
Adapun 11 kapal itu, baru satu kapal saja yang berukuran besar yakni 3.871 GT, sementara sisanya berukuran kecil.
Namun, dia mengaku dengan adanya kapal Jatra I, ke depannya ASDP akan menambah lagi satu kapal besar yang dapat membantu penyeberangan di NTT.
“Tetapi, menurut saya ini adalah contoh bahwa pembangunan transportasi laut khususnya penyeberangan itu ke depannya perlu model seperti ini, mulai dari dermaganya yang besar dan juga kapal yang besar,”ungkapnya.
Ia menambahkan pihaknya berterima kasih kepada ASDP yang sudah menambah satu kapal ukuran besar yang nantinya akan melayani tiga rute penyeberangan jarak jauh di NTT.
KMP Jatra I merupakan satu-satunya kapal penyeberangan dengan ukuran yang besar di NTT.
KMP Jatra 1 memiliki bobot 3.871 GT, dengan panjang 88,7 meter, lebar 15,6 meter, dan tinggi car deck 4 meter dengan memiliki 2 car deck.
Kapal itu juga mampu memuat 100 unit roda dua, 84 unit kendaraan roda empat, dan mampu menampung 770 penumpang.
Sumber : derana.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *