Ratusan Wartawan di Kota Kupang Jalani Vaksinasi Tahap Pertama

VIVA – Sebanyak 138 wartawan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan vaksinasi COVID-19 tahap pertama yang dilakukan di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan di Kota Kupang, Jumat.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan NTT Emma Simanjuntak kepada wartawan di Kupang, di sela pelaksanaan vaksinasi bagi wartawan tersebut, mengatakan sebenarnya menyiapkan 150 dosis vaksin untuk para jurnalis di ibu kota provinsi itu.
“Memang kita alokasikan untuk 150 jurnalis yang ada di Kota Kupang ini,” kata Emma. Emma menambahkan pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan dua gelombang, tahap pertama berjumlah 75 orang dilakukan pada pukul 08.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita.
Sementara gelombang kedua berjumlah 63 orang melaksanakan vaksinasi tahap pertama pada pukul 13.00 Wita yang dilaksanakan di lokasi yang sama, di Poltekes Kemenkes di Kelurahan Liliba, Kota Kupang.
Emma mengatakan pelaksanaan vaksinasi bagi wartawan itu dilakukan setelah pemerintah Provinsi NTT berkoordinasi dengan sejumlah organisasi wartawan di Kota Kupang, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) NTT.
“Kita akui jumlah vaksinnya masih terbatas, tetapi pemerintah akan mengupayakan agar seluruh awak media mendapatkan vaksin ini,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Persatuan wartawan Indonesia (PWI) NTT Ferry Jahang mengatakan pihaknya mengapresiasi Pemerintah NTT yang sudah melakukan vaksinasi bagi wartawan.
“Kita tahu teman-teman media ini sangat rentan akan penyebaran COVID-19, karena selalu beraktivitas meliput berita. Nah vaksinasi ini tentunya membuat rekan-rekan wartawan bisa bebas, namun tetap menaati protokol kesehatan saat meliput berita,” tambah dia. Ia mengajak wartawan di NTT, khususnya di Kota Kupang untuk tidak takut dalam menerima vaksin tersebut, karena sangat penting melindungi tubuh dari COVID-19.
Sumber : Gatra.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *