BPBD NTT GELAR RAKOR RESPON PERINGATAN DINI CUACA EKSTREM DI WILAYAH NTT
BPBD NTT- Memperhatikan Siaran
Perss Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika - Stasiun Meteorologi El
Tari Kupang, Nomor : HM.05/03/KKOE/II/2022 tanggal 23 Februari 2022 tentang
Potensi Siklon Tropis yang Berdampak Terhadap Cuaca di Wilayah NTT pada tanggal
24 – 26 Februari 2022, BPBD NTT menggelar Rapat Koordinasi Respon Peringatan
Dini Cuaca Ekstrem, Kamis (24/02/2022).
Rapat yang dilaksanakan secara daring ini dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S,Sos dan diikuti oleh perwakilan dari Polda NTT; Korem 161 Wirasakti; Pangkalan Udara El Tari; Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VII; BMKG; BASARNAS Kupang; Dinas PUPR Provinsi NTT; Dinas Sosial Provinsi NTT; Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT; Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II; BPBD Kabupaten/Kota se-NTT; Lembaga Agama; Forum PRB; SIAP SIAGA; MDMC; serta stake holder terkait lainnya.
Kepala BMKG Klimatologi Kupang menjelaskan, hasil analisis harian Siklon Tropis - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika tanggal 24 Februari 2022 menunjukkan terdapat potensi Bibit Siklon Tropis 98S yang terpantau di Laut Arafuru sebelah selatan Papua dan terpantau adanya suspect area atau sirkulasi siklonik di sekitar Laut Timor sebelah utara Australia. Namun, model NWP skala regional menunjukkan penurunan intensitas untuk bibit 98S dalam 24 jam ke depan seiring dengan pergerakannya ke arah Timur hingga Tenggara menjauhi wilayah Indonesia dan potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan dalam kategori Rendah. Sementara untuk bibit 99S, data model NWP dalam 72 jam ke depan menunjukkan sirkulasi yang semakin baik pada setiap lapisan seiring pergerakannya ke arah Barat. Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori menengah. Dampak tidak langsung dalam 24 jam ke depan terhadap kondisi cuaca di Indonesia berupa potensi hujan dengan intensitas sedang sampai lebat yang dapat disertai angin kencang, serta gelombang tinggi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos menegaskan, kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan kesiapsiagaan dan koordinasi menghadapi cuaca ekstrem di wilayah NTT setidaknya selama beberapa hari ke depan berdasarkan hasil analisis BMKG.
Ia melanjutkan, menindalkanjuti rilis BMKG terkait potensi siklon tropis selama 3 hari ke depan, maka pemerintah kabupaten/kota mesti menetapkan status siaga darurat. Hal ini untuk membuka ruang bagi kabupaten/kota dalam rangka mempermudah penanganan bencana cuaca ekstrem di wilayah masing-masing dan memastikan koordinasi tingkat kabupaten/kota berjalan dengan baik sehingga ada sinergitas dan kolaborasi dalam langkah-langkah kesiapsiaaagaan, tindakan antisipatif, dan upaya tanggap darurat.
“Kita juga harus
pastikan bahwa peringatan dini cuaca yang diterima masyarakat berasal dari
BMKG. Jika ada berita hoax yang bereda, maka diharapkan kabupaten/kota segera
berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT dan BMKG agar segera diluruskan dan tidak
menimbulkan kepanikan warga,” tambahnya.
Ambrosius juga
menghimbau kepada pimpinan perangkat daerah di kabupaten kota untuk memastikan
hal-hal teknis dan praktis dalam pengurangan risiko bencana harus terus digemahkan
kepada warga masayarakat seperti: membersihkan pohon/ranting pohon yang rapuh
dan mudah patah; memperbaiki dan perkuat atap rumah; membersihkan sampah di
selokan/kali; memastikan para nelayan mendapatkan informasi peringatan dini,
sehingga mereka bisa mengamankan perahu ke darat dan tidak melaut; menetapkan
titik/tempat evakuasi sementara; mengaktifkan Satgas/Posko/Tim Relawan
Desa/Kelurahan di setiap unit untuk memudahkan koordinasi sampai tingkat RT/RW
serta memeriksa jalur evakuasi sementara dan memastikan keamanannya; memastikan
logistik beras dan lainnya untuk kondisi darurat tersedia di kabupaten/kota
masing-masing; serta memastikan Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten/Kota melaporkan
kejadian di wilayah masing-masing ke Pusdalops PB NTT (08113844777) untuk
ditindaklanjuti.
Berita : Yusta Roli
Ramat
