Berita - Umum

Perkuat Literasi Digital, Staf Ahli Daud Nafi Buka Bimtek Kemitraan KIM dan Website KIM.ID Bersama 51 Lurah se-Kota Kupang

KUPANG — Sebanyak 51 lurah se-Kota Kupang berkumpul bersama para Ketua dan Web Admin Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) untuk menyamakan visi dalam transformasi digital. Pertemuan berskala besar ini dikemas dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) ) yang bertajuk "Penguatan Pola Kemitraan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Kota Kupang: Optimalisasi Pemanfaatan Website Kim.id Tahun 2026"  yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Walikota, Kamis (25/6/2026).

Bimtek  ini  juga berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT dengan menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik dan Web Admin kelola.kim id Provinsi NTT dalam kegiatan tersebut.  Acara dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Kupang Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Daud Nafi. Dalam sambutannya, Daud Nafi menegaskan bahwa kolaborasi antara birokrasi pemerintahan di tingkat kelurahan dan komunitas masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan keterbukaan informasi yang sehat, transparan, dan akuntabel di era digital.

"Kemitraan ini sangat penting agar program pembangunan pemerintah tersampaikan dengan akurat, sekaligus potensi di tiap kelurahan bisa dipromosikan secara luas oleh masyarakat sendiri," ujar Daud Nafi.

Hadirnya 51 Lurah dalam bimtek ini menandai komitmen serius pemerintah dalam mengawal pembentukan dan keaktifan KIM di setiap wilayah. Jajaran lurah diharapkan mampu menjadi fasilitator dan pembina utama yang menjamin keberlangsungan operasional komunitas ini di tingkat akar rumput.

Selain kepala kelurahan, kegiatan ini juga diikuti secara intensif oleh para Ketua KIM dan Web Admin KIM. Keterlibatan admin web menjadi krusial karena mereka bertindak sebagai operator garda terdepan yang akan mengelola konten, menyaring disinformasi, serta mengunggah berita lokal ke dalam sistem informasi terpadu.

KIM memiliki peran yang sangat strategis dan  krusial sebagai agen diseminasi informasi publik resmi yang mandiri dan kreatif. Melalui skema kemitraan yang diperkuat, komunitas ini didorong untuk memilah informasi positif, menangkal hoaks, sekaligus menyebarluaskan program pembangunan, layanan publik, hingga potensi lokal kelurahan langsung kepada masyarakat.

Berdasarkan agenda resmi dari Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Ariantje M. Baun, bimtek tahun ini secara khusus membekali para pengurus KIM agar melek teknologi. Salah satu caranya melalui pemanfaatan platform KIM.id, sebuah website integrasi nasional yang dirancang khusus untuk mempermudah akses informasi publik. Situs resmi nasional ini dikembangkan untuk memperkuat integrasi data, pemetaan komunitas, serta menjadi wadah berbagi konten edukatif yang diproduksi langsung dari, oleh, dan untuk masyarakat.

Pemerintah Kota Kupang berharap dengan adanya pemanfaatan kanal digital yang seragam ini, penyebaran program-program berbasis data dari pemerintah dapat menjadi lebih tepat sasaran. KIM didorong untuk terus menjadi filter di tengah banjirnya informasi digital dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang rawan memicu hoaks di tengah masyarakat kota.

Melalui pola kemitraan yang semakin kuat  dan pembinaan oleh  Dinas Kominfo Provinsi NTT dan Dinas Kominfo Kota  Kupang, serta dukungan dan komitmen dari jajaran 51 Lurah, dan para pegiat informasi, KIM Kota Kupang kini didorong untuk tidak sekadar menjadi konsumen informasi. Komunitas ini ditargetkan menjadi produsen berita lokal yang produktif dalam memajukan reputasi serta literasi digital masyarakat di wilayah Kota Kupang dan dapat menjadi barometer ekosistem digital yang cerdas, sehat, dan informatif di wilayah NTT.


Penulis         : Ita Kana (Pranata Humas Ahli Muda)
Penyunting   :
Petrix Nomleni (Kepala Bidang PIKP)
Anda Suka Berita Ini ?