Kominfo NTT Paparkan Kesiapan Pameran Pembangunan NTT Tahun 2026 pada Rapat Pimpinan OPD
Kupang,
6 Juli 2026 – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai mematangkan
persiapan Pameran Pembangunan NTT BaSTEL 2026 sebagai bagian dari rangkaian
peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rancangan penyelenggaraan
dipaparkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT, Ady Endezon
Mandala, dalam Rapat Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang dipimpin
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma di Ruang Rapat Gubernur NTT, Senin (6/7/2026).
Mengusung
tema "Bangun SDM, Tumbuhkan Ekonomi, Lajukan NTT", pameran ini
dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha,
UMKM, dunia pendidikan, komunitas kreatif, dan masyarakat untuk menampilkan
capaian pembangunan daerah. Selain menjadi media promosi program strategis
pemerintah, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal,
memperluas promosi potensi daerah, serta memperkuat semangat gotong royong.
Sebagai
pijakan penyelenggaraan tahun ini, Kepala Dinas Kominfo memaparkan hasil review
Pameran Pembangunan NTT Tahun 2025. Selama 11–23 Agustus 2025, pameran berhasil
menarik lebih dari 88.600 pengunjung, melibatkan 225 stand peserta dari
instansi pemerintah, BUMN/BUMD, TNI-Polri, perguruan tinggi, organisasi
kemasyarakatan, serta 155 pelaku UMKM. Dalam 13 hari pelaksanaan, kegiatan
tersebut mencatat perputaran ekonomi mencapai Rp3,1 miliar, menunjukkan bahwa
pameran tidak hanya menjadi media publikasi pembangunan, tetapi juga memberikan
dampak nyata bagi perekonomian daerah. Capaian tersebut menjadi pijakan
penyelenggaraan BaSTEL 2026 agar lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih
luas.
Dalam
paparannya, Kadis Kominfo menjelaskan bahwa Pameran Pembangunan NTT BaSTEL 2026
akan menjadi etalase pembangunan daerah yang menampilkan inovasi pelayanan
publik, potensi investasi, promosi UMKM, serta ruang interaksi antara
pemerintah dan masyarakat. Materi yang dipresentasikan juga mencakup landasan
pelaksanaan, tujuan kegiatan, potensi peningkatan PAD, tahapan persiapan,
strategi publikasi, konsep perlombaan, analisis lokasi, rancangan anggaran,
hingga mitigasi risiko.
Dinas
Kominfo juga menyiapkan strategi publikasi terpadu melalui media sosial,
website resmi, media massa, dan kolaborasi dengan media partner agar informasi
penyelenggaraan dapat menjangkau masyarakat secara luas.
"Keberhasilan
penyelenggaraan Pameran Pembangunan NTT Tahun 2025 menjadi pijakan bagi kita
untuk menghadirkan Pameran Pembangunan NTT Tahun 2026 yang lebih baik. Melalui
sinergi seluruh perangkat daerah dan strategi publikasi yang terintegrasi, kami
ingin menjadikan pameran kali ini tidak hanya sebagai etalase pembangunan,
tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan UMKM dan penggerak ekonomi daerah,"
ujar Kadis Kominfo.
Menutup
rapat, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma mengajak seluruh pimpinan perangkat daerah
mendukung penyelenggaraan Pameran Pembangunan NTT tahun 2026 sebagai agenda bersama untuk menampilkan
capaian pembangunan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan mendorong
pertumbuhan ekonomi daerah.
"Keberhasilan
Pameran Pembangunan tahun ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Kominfo,
tetapi merupakan keberhasilan bersama seluruh perangkat daerah," tegas
Wakil Gubernur.
Rapat
Pimpinan OPD tersebut turut membahas sejumlah agenda strategis lain, termasuk
laporan keuangan daerah, pengelolaan aset daerah, evaluasi Tim Percepatan Dasa
Cita, program percepatan pengentasan kemiskinan, serta penilaian kinerja
perangkat daerah.
Penulis: Mardika Leuf Bnani
Penyunting: Petrix Nomleni
