Wagub NTT Tinjau Pengungsian dan Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Nagekeo
Nagekeo, 25 Agustus 2026
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nagekeo, Selasa (25/8/2026), untuk meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa sekaligus memastikan penanganan dan bantuan bagi warga berjalan dengan baik.
Kunjungan diawali dengan mendatangi titik pengungsian di Dadiwuwu, Kelurahan Lape. Di lokasi tersebut, Wagub melihat kondisi warga yang mengungsi dan berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kebutuhan serta situasi yang mereka hadapi pascagempa.
Wagub Asadoma memberikan motivasi kepada para pengungsi agar tetap kuat, sabar, dan optimistis menghadapi situasi pascabencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah terus hadir dan berupaya memberikan dukungan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Wagub juga berinteraksi dengan anak-anak di lokasi pengungsian dan mengingatkan agar mereka tetap belajar serta berdoa meskipun harus menjalani aktivitas dalam kondisi darurat.
“Anak-anak harus tetap semangat belajar dan jangan lupa berdoa. Kondisi ini jangan membuat kita kehilangan semangat untuk meraih cita-cita,” pesan Wagub kepada anak-anak di lokasi pengungsian.
*Salurkan Bantuan untuk Pengungsi*
Selanjutnya, Wagub menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Lapangan Berdikari Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi NTT untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan antara lain peralatan mandi 2 dos, gayung 10 buah, perlengkapan bayi 10 box, ember 10 buah, pampers 4 dos, handuk 2 dos, gula pasir 10 kilogram, pembalut wanita 2 dos, paket makanan 2 dos, selimut 2 dos, tisu 2 dos, minyak goreng 4 dos, kecap 2 dos, Energen 8 dos, daun teh 2 dos, susu Ultra 2 dos, serta biskuit 4 dos.
Selain bantuan logistik, Pemerintah Provinsi NTT juga menyiapkan dukungan sarana sanitasi berupa MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi masyarakat yang saat ini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian. Penyediaan MCK diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sanitasi dan menjaga kebersihan lingkungan di lokasi pengungsian.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan meninjau Kantor Samsat Kabupaten Nagekeo untuk melihat kondisi sarana dan prasarana sekaligus memastikan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat tetap berjalan pascagempa.
Wagub kemudian meninjau Posko Utama Bantuan dan Dapur Umum. Di lokasi tersebut, ia melihat langsung aktivitas penanganan masyarakat terdampak, termasuk pengelolaan bantuan dan penyediaan kebutuhan makanan bagi warga di lokasi pengungsian.
*Pemerintah Siapkan Bantuan Rumah Rusak*
Dalam kesempatan tersebut, Wagub NTT menjelaskan bahwa Pemerintah menyiapkan skema bantuan dana stimulan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur.
Khusus rumah dengan kategori rusak berat, pemerintah akan memberikan bantuan berupa pembangunan kembali hunian baru bagi warga. Besaran anggaran untuk setiap unit rumah rusak berat akan mengacu pada standar harga dan regulasi penganggaran yang berlaku guna memastikan bantuan diberikan secara adil kepada seluruh masyarakat terdampak.
Wagub juga menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan pendataan dan penilaian tingkat kerusakan bangunan sebagai dasar dalam menentukan bentuk serta besaran bantuan yang akan diberikan.
*Pengungsi Harapkan Kepastian Keamanan*
Dalam dialog dengan masyarakat, para pengungsi juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah dapat memberikan Surat Pernyataan atau keterangan resmi terkait keamanan hunian, sehingga masyarakat memiliki kepastian sebelum kembali menempati rumah masing-masing.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah akan terus melakukan koordinasi dan memastikan kondisi bangunan diperiksa sesuai ketentuan teknis sebelum masyarakat diarahkan untuk kembali ke rumah. Aspek keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan terkait kepulangan warga dari lokasi pengungsian.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Elias Tae, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Nagekeo serta unsur terkait lainnya.
Wagub Asadoma menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan seluruh unsur terkait untuk memastikan penanganan masyarakat terdampak gempa dilakukan secara cepat, tepat, terpadu, dan berkelanjutan.
“Kita hadir untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan. Penanganan di lapangan harus dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi,” ujar Wagub.
Kunjungan ke Kabupaten Nagekeo merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wakil Gubernur NTT ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Pulau Flores. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan memberikan dukungan sekaligus memastikan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat terus terpenuhi.
Pemerintah Provinsi NTT terus berkomitmen untuk hadir bersama masyarakat, memperkuat koordinasi penanganan bencana, memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak gempa hingga kondisi kembali aman dan normal.
#IndonesiaTerang
#AyoBangunNTT
#AyoBangunIndonesia
Penulis : Bob Djehatu
Foto : BenRio Jusuf
Anda Suka Berita Ini ?
