Blog Single
Berita - Umum

Satgas Linmas NTT Perkuat Pengamanan dan Distribusi Logistik untuk Korban Gempa Flores

Kupang, 26 Agustus 2026 — Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung penanganan tanggap darurat gempa bumi di wilayah Flores melalui pengamanan posko, penerimaan dan pencatatan bantuan, serta dukungan distribusi logistik bagi masyarakat terdampak.

Satgas Linmas melaksanakan tugas di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor 800.1.11.1/1.276/Satpol.PP 5.1 tanggal 24 Agustus 2026. Sebanyak 26 personel dilibatkan dan dibagi dalam dua shift, yakni shift pagi dan malam.

Pelaksanaan tugas dipimpin oleh Plh. Kabid Tibum (Kasie Operasi dan Pengendalian) selaku Korum, dengan Korlap Kasubag PDE. Selama bertugas, Satgas Linmas menjalankan fungsi pengamanan posko, penerimaan dan pencatatan bantuan, serta mendukung proses pendistribusian berbagai kebutuhan logistik ke wilayah terdampak.

Personel dan unsur pendukung melakukan aktivitas penerimaan serta penanganan bantuan di posko.

Pada Rabu (26/8), posko menerima bantuan dari AR Foundation berupa obat-obatan dan selimut. AR Foundation juga memberikan tambahan 100 dos air mineral Aquamor.

BPBD Provinsi NTT turut menyerahkan bantuan berupa berbagai jenis terpal, terdiri atas 23 rol terpal 5 x 7, 29 rol terpal 6 x 8 A3, tiga rol terpal 5 x 7 A3, 25 rol terpal 5 x 7 AS, dan delapan rol terpal 6 x 8 AS.

Dukungan kemanusiaan juga datang dari IWABA (Ikatan Wanita Bank) Bali. Bantuan berupa sembako dikirim secara langsung menggunakan pesawat Hercules, sedangkan bantuan uang ditransfer langsung kepada penerima bantuan.

Satgas Linmas turut mendukung pendistribusian logistik tahap pertama dan kedua dari Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores di Kantor BPBD Provinsi NTT. Logistik tersebut direncanakan dikirim ke Kabupaten Ngada pada Kamis (27/8) menggunakan kapal feri Cakalang 2 dari Pelabuhan Bolok menuju Pelabuhan Aimere.

Proses penanganan logistik untuk mendukung distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

Selain menerima dan mengelola bantuan, posko menerima kunjungan dari Bappenas untuk memperoleh informasi dan data mengenai perkembangan bencana gempa bumi di wilayah Flores, NTT.

Bantuan lainnya datang dari Universitas Diponegoro berupa satu koli makanan kaleng, enam koli makanan ringan untuk pendampingan psikososial, empat dos air mineral Aqua 600 ml, dan satu koli bumbu dapur. Denbekang IX/I.A Kupang turut memberikan dua kompor gas lapangan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak.

Pada kesempatan yang sama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan 250 karung beras dengan berat masing-masing lima kilogram.

Dokumentasi kegiatan di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores.

Kasat Pol PP Provinsi NTT, Drs. Yohan A. Bunmo Loban, M.Si., menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan peran Satgas Linmas dalam mendukung penanganan tanggap darurat, terutama melalui pengamanan posko, penerimaan bantuan, pengelolaan logistik, dan dukungan terhadap kelancaran distribusi bantuan menuju wilayah terdampak.

Koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pemerintah, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, lembaga keuangan, serta berbagai pihak pemberi bantuan diharapkan dapat mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Flores secara aman, tertib, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dokumentasi dukungan Satgas Linmas dalam penanganan dan pengelolaan bantuan logistik.

 

Penulis: Valentia Liliana Sanam

Editor: Mardika L. Bnani

Anda Suka Berita Ini ?