Satgas Linmas NTT Kawal Koordinasi dan Penyaluran Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Kupang,
31 Agustus 2026 — Satuan Tugas Perlindungan
Masyarakat (Satgas Linmas) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat
dukungan penanganan tanggap darurat gempa Flores melalui pengamanan posko,
koordinasi dengan berbagai pihak, serta penerimaan dan dukungan distribusi
bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.
Satgas Linmas melaksanakan tugas di Posko
Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah
(BPBD) Provinsi NTT berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor
800.1.11.1/1.314/Satpol.PP 5.1 tanggal 28 Agustus 2026. Sebanyak 21 personel dilibatkan
dan dibagi dalam dua shift, yakni shift pagi dan malam. Tugas tersebut dipimpin
oleh Kabid Trantibum selaku Korum, dengan Kasie Pembinaan, Pengawasan dan
Penyuluhan selaku Korlap.
Pada pukul 10.00 WITA, Satgas Linmas
berkoordinasi dengan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Nusa Tenggara Timur
(PERADAH Indonesia NTT) terkait permohonan fasilitasi penyeberangan
pergi-pulang untuk menyalurkan bantuan donasi kepada masyarakat terdampak gempa
di Flores.
Rencana penyaluran bantuan tersebut
menggunakan rute Kupang–Aimere pada Kamis, 3 September 2026, dan perjalanan
kembali Aimere–Kupang pada Sabtu, 5 September 2026. Koordinasi dilakukan untuk
memastikan proses pengiriman bantuan berlangsung aman, tertib, dan tepat
sasaran.
Koordinasi dan pelayanan di Posko Tanggap Darurat menjadi
bagian dari dukungan penanganan bencana.
Pada pukul 14.58 WITA, Satgas Linmas
kembali melakukan koordinasi dengan Perum BULOG Kanwil NTT terkait kondisi
daerah terdampak yang masih terisolasi, perkembangan korban gempa, serta
ketersediaan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dukungan bantuan logistik terus
berdatangan ke Posko Tanggap Darurat. Pada pukul 15.00 WITA, Satgas Linmas
menerima bantuan dari Excellent Spirit Christian School (ESCS) Kupang berupa
130 karung beras dengan berat masing-masing lima kilogram dan 42 dos mi instan.
Selanjutnya, pada pukul 17.17 WITA,
bantuan logistik diterima dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)
sebanyak dua truk. Bantuan tersebut merupakan dukungan antardaerah untuk
membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa Flores.
Dukungan bantuan logistik antardaerah untuk masyarakat
terdampak gempa Flores.
Pada pukul 17.39 WITA, Satgas Linmas
kembali menerima bantuan logistik dari PT PP Properti Tbk sebanyak satu truk.
Satgas Linmas bersama Posko Tanggap
Darurat BPBD Provinsi NTT terus mendukung proses penerimaan, pengamanan,
koordinasi, dan pendistribusian bantuan agar menjangkau masyarakat terdampak,
termasuk warga di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses.
Dokumentasi penanganan dan pengelolaan logistik di posko.
Kolaborasi antara pemerintah daerah,
dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen
masyarakat menjadi bagian dari dukungan bersama dalam penanganan dampak
bencana.
Kasat Pol PP Provinsi NTT, Drs. Yohan A.
Bunmo Loban, M.Si., berharap bantuan yang terus mengalir dapat memberikan
manfaat bagi masyarakat terdampak gempa Flores dan meringankan beban mereka. Ia
juga berharap proses penanganan tanggap darurat berjalan lancar sehingga
wilayah yang masih terisolasi segera dapat dijangkau.
Ia menambahkan, masyarakat Flores
diharapkan tetap mendapat dukungan hingga kondisi kembali pulih.
Dokumentasi kegiatan koordinasi dan pelayanan di Posko
Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi.
Penulis:
Valentia Liliana Sanam
Editor:
Mardika L. Bnani
