Blog Single
Berita - Umum

Wagub Johni Asadoma Dorong Gereja Jadi Penggerak Pendidikan, Penanganan Stunting, dan Ekonomi Umat

Alor, 13 Oktober 2026

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, mengajak gereja untuk tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik gedung gereja, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kualitas sumber daya manusia, memperhatikan tumbuh kembang anak, serta mendorong pemanfaatan potensi ekonomi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat Wagub Johni Asadoma, saat mengunjungi Mata Jemaat GMIT Petra Perumahan Transmigrasi Baru (PTB) Klasis Alor Timur yang berlokasi di Desa Tanglapui , Kecamatan Alor Timur, Selasa (13/10/2026) siang.

Wagub Johni mengungkapkan rasa syukur karena dapat hadir dan berkumpul bersama jemaat berkat kesempatan yang menurutnya merupakan bagian dari rencana Tuhan. Ia menegaskan bahwa gereja memiliki tanggung jawab besar dalam membangun kehidupan umat secara menyeluruh. Menurutnya, pelayanan gereja tidak cukup hanya melalui khotbah dan pembangunan gedung, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama anak-anak dan keluarga.

“Saya berpesan kepada mama-mama agar menjaga anak-anak dengan baik, memberikan nasihat, serta membiasakan mereka untuk rajin belajar dan bekerja. Gereja bukan hanya membangun gedung dan berkhotbah, tetapi juga harus membangun manusia serta menggerakkan potensi yang ada untuk membantu masyarakat, termasuk memperhatikan anak-anak yang mengalami stunting. Itulah salah satu inti gereja,” tegasnya.

Wagub Johni juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong yang masih tersedia agar menjadi sumber pangan dan pendapatan keluarga. Ia mengajak gereja untuk mengambil bagian dalam menggerakkan masyarakat, sehingga potensi yang ada dapat diolah menjadi kegiatan produktif yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan jemaat.

Ia juga mengingatkan pentingnya kehidupan keluarga yang dilandasi doa, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama. Dengan semangat iman dan kerja keras, ia optimistis berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dapat dilalui karena Tuhan pasti menyertai.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Johni Asadoma juga menyempatkan diri memberikan motivasi kepada siswa-siswi SMP Negeri Kaipera yang turut menyambut kedatangannya.

Di hadapan para pelajar, ia mengajak mereka untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan menuju masa depan yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya disiplin, ketekunan, kesehatan, serta sikap hormat dan tanggung jawab kepada orang tua.

Sementara itu, Ketua Klasis Alor Timur, Pdt. Dhearly Wonlele, S.Th., menjelaskan bahwa Mata Jemaat GMIT Petra saat ini memiliki sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK). Selama ini, jemaat melaksanakan ibadah di gedung gereja sementara. Karena itu, jemaat bersepakat untuk membangun gedung gereja permanen berukuran 25 x 10 meter.

Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sangat diharapkan agar proses pembangunan dapat terus berlanjut hingga selesai dan digunakan untuk menunjang kehidupan peribadatan jemaat.

Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni Asadoma juga  menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung pembangunan gedung Gereja Mata Jemaat Petra. Selain itu, Wagub juga menyerahkan paket bantuan sembako kepada Jemaat setempat yang membutuhkan.

Dukungan ini juga sejalan dengan Dasa Cita 2, yaitu penguatan peran milenial dan perempuan sebagai motor kreativitas lokal. Kehadiran generasi muda dan perempuan diharapkan dapat mendorong lahirnya berbagai inisiatif kreatif, memperkuat solidaritas jemaat, serta mengembangkan potensi lokal untuk mendukung kemandirian masyarakat. Dan wujud nyata Dasa Cita 10 melalui kolaborasi bersama dalam semangat Ayo Bangun NTT.

Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan 
#IndonesiaTerang
#AyoBangunNTT
#AyoBangunIndonesia

Penulis : Librik Abineno
Foto : Dio Ceunfin
video : Ben Jusuf
Anda Suka Berita Ini ?