Kunjungan Kerja Komisi 1 DPRD Kab. TTU Ke Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. NTT
Kunjungan Kerja Komisi 1 DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara ke Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Nusa Tenggara Timur diterima langsung oleh Kepala Diskominfo Bapak Drs. Aba Maulaka di Ruang Aula Palapa, Rabu (6/4/22).
Dalam sambutannya, Aba Maulaka menyampaikan materi Kebijakan Pembangunan dan Penyediaan Layanan Internet dan mengatakan bahwa salah satu misi Bapak Gubernur adalah mewujudkan Reformasi Birokrasi Pemerintahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Keterbukaan Informasi Publik, Infrastruktur dan Keamanan Informasi. Pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yaitu Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal) sampai dengan tahun 2021 sebanyak 435 unit. Sedangkan untuk daerah Non 3T sampai dengan tahun 2020 sebanyak 91 unit.
Lebih lanjut lagi, Kadis Kominfo berharap agar Pemerintah Kabupaten mendukung dengan cara menginventarisir dan mengusulkan wilayah blank spot dan sinyal lemah ke KOMINFO (Kementerian Komunikasi dan Informatika) Cq. BAKTI (Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi) melalui aplikasi PASTI (Permohonan Akses Telekomunikasi dan Informasi) dan Gubernur cq. Kadis Kominfo Prov. NTT, melakukan pendampingan dalam proses survey dan verifikasi data, menyediakan lokasi seluas 20m x 20m dengan status hibah Pemerintah Kabupaten ke Kementrian KOMINFO Cq. BAKTI, bersama Tim Bakti melakukan sosialisasi dan advokasi pembangunan, memfasilitasi dukungan administrasi pembangunan BTS dan melakukan MoU pinjam pakai lahan antara Bupati dan Dirut Bakti.
Pembangunan BTS sebanyak 4 unit di Kab. TTU progresnya untuk administrasi 100%, khusus di Kec. Biboki Anleu dan Kec. Mutis ditargetkan bulan Mei 2022 selesai juga.
Dalam Kunjungan Kerja ini, Perwakilan DPRD Kab. TTU menyampaikan bahwa di Jalur Pantai Utara Kefa, Daerah Oebubu yang merupakan daerah pariwisata, Daerah Oekusi yang merupakan daerah wilayah perbatasan dan Kec. Insana sinyalnya masih lemah/tidak stabil, sehingga terkadang mempengaruhi kegiatan proses belajar mengajar bagi siswa maupun mahasiswa Universitas Timor (UNIMOR). Oleh karena itu mereka mengharapkan agar segera dibangun BTS dan akses internet.
Penulis: Ita Kana & Linberthi Duma
Penyunting : Ita Kana
Edited : Victor. B.
