Bakti Kominfo melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan Base Transceiver Station (BTS) dan Poin Of Interest (POI) di Kab. Manggarai dan Kab. Manggarai barat
Direktur Infrastruktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), Bambang Noegroho bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. NTT Drs. Aba Maulaka dan tim melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka Monitoring Evaluasi Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) selama 5 (lima) hari, dari hari Senin 20 Juni sampai hari Jumat 24 Juni 2022.
Dalam kunjungan kerja kali ini dibagi menjadi 2 (dua) tim. Tim pertama dipimpin oleh Direktur Infrastruktur BAKTI KOMINFO didampingi Kepala Dinas Kominfo Prov. NTT dan tim melakukan monitoring dan evaluasi ke BTS SiteNTT00457 di Desa Suka Kiong dan BTS SiteNTT00593 di Desa Rehak Kab. Manggarai Barat yang sedang dibangun dan juga ke Point of Interest (POI) di Desa Carep Kab. Manggarai, tepatnya di SMPN 5 Langke Rembong yang telah menerima bantuan internet gratis.
Tim yang kedua terdiri dari Project Management Unit (PMU) dan Project Management Office (PMO) yang melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan BTS di 3 (tiga) lokasi lainnya yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat.
“BTS yang sudah kita bangun totalnya 421 lokasi di NTT. Kita juga memiliki 14 (empat belas) Point of Interest (POI) dan Repeater di 14 lokasi yang sedang dibangun. Saat ini memang masih belum semuanya selesai dan masih dalam proses tahap pembangunan. Namun yang sudah bisa dilayani ada 207 lokasi dan tentunya ini nanti kita harapkan semuanya bisa kita selesaikan di bulan Agustus atau September 2022 ini.” Kata Direktur Infrastruktur BAKTI KOMINFO Bambang Noegroho saat melakukan monitoring pada BTS SiteNTT00593 di Desa Rehak, Kec. Welak Kab. Manggarai Barat.
Beliau juga mengatakan bahwa persentase kemajuan pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) 4G di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 85 persen, dan diharapkan agar masyarakat turut menjaga keamanan dan menebang pohon-pohon disekitar BTS agar tidak mengganggu BTS yang telah dibangun.
Sumber energi pada BTS yang dibangun ini menggunakan sumber energi cahaya matahari yang didapat dengan penggunaan panel solar. Sehingga dapat menjamin ketersediaan power supply yang dibutuhkan untuk pengoperasian BTS.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. NTT Drs. Aba Maulaka menyampaikan terimakasih kepada BAKTI yang telah mengambil bagian dalam mengisi Blank Spot di daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Beliau juga mengajak masyarakat untuk bersyukur atas pembangunan BTS di Prov. NTT walaupun masih ada kekurangan dalam jangkauan, kapasitas dan kualitas. (ld)
Sumber : Drs. Aba Maulaka dan Maria F. K. M. Gelo Lodo, ST
Penulis : Linberthi Duma (Bid. PIKP Diskominfo)
Penyunting : Ita Kana (Pranata Humas Diskominfo)
Editor : Viktor Ballo
Anda Suka Berita Ini ?
