Dinas Kominfo Provinsi NTT Meriahkan HUT ke77 RI dengan Berbagai Perlombaan
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT
memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia dengan menyelenggarakan
perlombaaan internal antar-bidang pada 11-12 Agustus 2022 di Halaman Depan
Gedung Dinas Kominfo Provinsi NTT, Jalan Palapa, Oebobo. Masing-masing bidang
mengutus perwakilan sesuai ketentuan juknis untuk empat mata lomba, yakni
futsal, balon ular, make up, dan
pesan berantai. Perlombaan ini juga memperebutkan Piala Bergilir Kadis Kominfo
untuk HUT RI. Lomba dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT Drs. Aba
Maulaka dengan sambutan, dan tendangan bola pertama sebelum pertandingan
perdana lomba futsal.
Dalam Petunjuk Teknis Lomba yang disiarkan Sekretaris
Dinas Kominfo Provinsi NTT, Ibu Lusia Tiwe, ST, dijelaskan bahwa juara umum
ditentukan berdasarkan akumulasi skor yang diperoleh dari masing-masing mata
lomba. Pemenang pertama dalam setiap mata lomba memperoleh skor 5,
berturut-turut sampai skor 1 untuk pemenang terakhir.
Mata lomba yang diselenggarakan pada hari pertama
(11/08) adalah futsal, dengan sistem setengah kompetisi pada babak penyisihan,
dan sistem gugur setelah babak semifinal. Tim futsal berjumlah tujuh orang
(lima pemain inti, dua pemain cadangan), terdiri atas perempuan dan laki-laki,
bertanding dalam durasi 2 x 10 menit. Selain pakaian olahraga, setiap anggota
tim diwajibkan mengenakan daster. Pertandingan pertama terjadi antara
Sekretariat melawan Bidang Persandian. Partai tersebut dimenangkan Sekretariat
dengan skor 5-1. Partai kedua mempertemukan Bidang Infrastruktur TIK dan Bidang
Layanan E-Government. Bidang Infrastruktur TIK muncul sebagai pemenang dengan
skor 6-5 setelah sebelumnya tertinggal 0-5 pada babak pertama.
Lomba futsal dilanjutkan pada hari kedua (12/08) dengan
sejumlah pertandingan penentuan. Bidang E-Government dan Bidang Persandian, dua
bidang yang sama-sama kalah pada hari pertama, bersaing memperebutkan satu
tiket semifinal untuk melawan pemenang pertandingan antara Bidang Pengelolaan
Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah
Provinsi NTT (KPID NTT). Partai hidup mati antara Bidang E-Government melawan
Bidang Persandian tersebut dimenangkan oleh Bidang Layanan E-Government dengan
skor telak 6-1. Sementara itu, Bidang PIKP meraih kemenangan WO atas KPID NTT.
Pada babak semifinal, Bidang Infrastruktur
mengandaskan Sekretariat dengan skor tipis 2-1, sedangkan Bidang PIKP
menorehkan kemenangan atas Bidang Layanan E-Government juga dengan skor tipis
4-3. Final dan perebutan tempat ketiga mata lomba futsal diadakan pada sore
hari, setelah diselingi dengan mata lomba make
up, balon ular, dan pesan berantai.
Dalam lomba make
up, sesuai juknis, masing-masing bidang mengutus sepasang perwakilan: wakil pria akan dimake-up oleh wakil
perempuan yang matanya ditutup. Dalam durasi 15 menit, kriteria yang dinilai
adalah kerapian dan kebersihan riasan, ketepatan posisi aplikasi make up, serta keserasian warna.
Berdasarkan kriteria tersebut, Bidang Persandian keluar sebagai pemenang pertama,
disusul berturut-turut Bidang Layanan E-Government sebagai pemenang kedua,
Bidang PIKP sebagai pemenang ketiga, Sekretariat sebagai pemenang keempat,
serta Bidang Infrastruktur TIK sebagai juru kunci.
Pada lomba pesan berantai, setiap bidang mengutus
satu tim beranggotakan 5 orang. Panitia menyediakan 5 pesan untuk disampaikan
secara berantai dari orang pertama sampai orang kelima. Durasi waktu
penyampaian untuk masing-masing orang adalah dua menit. Penilaian dilakukan
berdasarkan ketepatan kata dan kalimat yang sampai pada orang terakhir.
Berdasarkan kriteria tersebut, Bidang PIKP meraih juara pertama, disusul
berturut-turut Bidang Infrastruktur, Bidang Persandian, Sekretariat, serta
Bidang Layanan E-Government.
Sementara itu, untuk lomba balon ular, setiap
bidang mengutus 1 tim berjumlah 7 orang. Tim berbaris dengan mengapit balon di
antara perut dan punggung anggota tim dalam barisan, dengan posisi tangan
terentang. Dengan mempertahankan posisi yang ada, tim diminta bergerak
mengikuti irama lagu dan panduan dari panitia. Tim terakhir yang bertahan dalam
posisi balon tidak jatuh dari apitan atau pecah dalam apitan anggota tim ditetapkan
sebagai juara. Berdasarkan kriteria tersebut, Bidang Layanan E-Government
keluar sebagai pemenang pertama, disusul berturut-turut Bidang Infrastuktur
TIK, Bidang Persandian, Sekretariat, dan Bidang PIKP.
Babak final dan perebutan juara ketiga lomba
futsal dilanjutkan pada sore hari sejak pukul 15.00 Wita. Pada pertandingan
perebutan juara ketiga, Sekretariat mengungguli Bidang Layanan E-Government
dengan skor 4-2. Selanjutnya, lomba futsal dilanjutkan dengan partai final
antara Bidang PIKP melawan Bidang Infrastuktur TIK. Partai final berjalan
menegangkan dengan saling membalas gol. Skor akhir 2-2 membuat pemenang harus
ditentukan melalui adu penalti. Dalam adu penalti, Bidang PIKP unggul 6-5.
Hasil lomba futsal membuat Bidang PIKP menjadi
juara umum dan meraih Piala Bergilir Kadis Kominfo untuk HUT RI. Dalam
penetapan juara umum berdasarkan skor, Bidang PIKP meraih total skor 14,
disusul Bidang Infrastuktur TIK dengan total skor 13 sebagai juara kedua.
Bidang Layanan E-Government dan Bidang Persandian sama-sama meraih total skor
12, tetapi Bidang Layanan E-Government ditetapkan sebagai juara ketiga
berdasarkan hasil yang lebih baik dalam lomba futsal. Dengan demikian, Bidang
Persandian menempati posisi keempat. Posisi juru kunci ditempati Sekretariat, dengan
total skor 9.
Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi NTT, Ibu Lusia
Fransisca Tiwe, ST, membuka pengumuman juara dengan mengapresiasi kerja keras
dan semangat kekeluargaan para peserta lomba.
“Sungguh luar biasa kegiatan kita dua hari ini.
Semua semangat, menunjukkan rasa kekeluargaan, dan kompak. Semua tim sudah
menyampaikan rasa cintanya kepada Kominfo, rasa cintanya kepada masing-masing
unit kerja. Itu menunjukkan bahwa cinta itu bisa membuat seluruh rencana dalam
unit kerja bisa tercapai” ujar beliau.
Sementara itu, mengawali seremoni penyerahan
hadiah, Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT Drs. Aba Maulaka menyatakan
apresiasinya terhadap panitia dan tim yang terlibat.
“Terima kasih untuk semua. Saya berpikir, setelah
Agustus, setiap hari Jumat kita bikin pertandingan seperti ini,“ ujar beliau,
disambut riuh para peserta.
Beliau berharap, kegiatan semacam ini tetap
berjalan pada tahun-tahun mendatang.
“Ini semua sudah luar biasa. Dalam masing-masing
diri ada kemampuan, ada potensi yang bisa diaplikasikan,” pungkas beliau.
Penulis: Mario F. Lawi
Penyunting: Rammy A. Kadiwano
Editor : Viktor Ballo
