MENPANRB Melakukan Audiensi dengan Gubernur NTT
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Bapak Abdullah Azwar Anas, S.Pd., S.S., M.Si. melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam rangka meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Belu yang merupakan MPP ke-69 di Indonesia dan ini merupakan MPP pertama di Provinsi NTT.
Disela kunjungan kerjanya beliau melakukan audiensi dengan Gubernur Nusa Tenggara Timur Bapak Dr. Viktor B. Laiskodat, SH., M.Si. dan Bupati/Walikota se-NTT di aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Senin (03/10).
Kegiatan ini dilakukan secara hybrid dan yang hadir secara during antara lain: plt. Sekda Prov. NTT Ibu Johanna E. Lisapaly, SH. M.Si, Bupati Ende Bapak Drs. Djafar H. Achmad, MM., Bupati Bapak E. P. Tahun, ST., MM., Bupati Manggarai Timur Bapak Agas Andreas, S.H., M.Hum., pj. Walikota Kupang Bapak George M. Hadjo, SH., pj. Bupati Lembata Bapak Drs. Marsianus Djawa, Staf Ahli Gubernur, pimpinan perangkat daerah dan ASN.
“tugas pelayanan publik menjadi sangat menarik dan tantangannya luar biasa. Provinsi NTT termasuk salah satu provinsi yang punya banyak kendala dalam perekrutan dan pembiayaan P3K. Diharapkan melalui pertemuan ini ada jalan keluar untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Gubernur NTT dalam sambutannya.
Dalam kegiatan audiensi ini menteri PAN RB menyampaikan materi tentang “Mempercepat Transformasi ASN dan Reformasi Birokrasi untuk Kesejahteraan Rakyat”. Salah satu yang dibahas dalam materi itu adalah komitmen pemerintah dalam penanganan Non-ASN.
“dengan P3K yang baru ini, kabupaten/kota banyak yang mengeluh termasuk hari ini saya mendengar dari Bapak Gubernur, dimana kab/kota diminta mengangkat P3K tapi uang daerah tidak cukup sehingga mengganggu porsi belanja pegawai,” jelas menteri PAN RB
Lebih lanjut beliau mengatakan “Alternatif penyelesaiannya adalah tenaga Non-ASN Diangkat Seluruhnya menjadi ASN, atau diberhentikan seluruhnya, tapi kalau diberhentikan akan banyak pelayanan publik yang terganggu karena masih ada juga teman-teman honorer yang hebat, atau diangkat sesuai dengan prioritas. Ini solusi kita dan masih dalam pembahasan.”
Penulis : Linberthi Duma
Penyunting : Ita Kana
Foto : Tim Multimedia DISKOMINFO Provinsi NTT
Anda Suka Berita Ini ?
