Blog Single
Berita - Umum

Gubernur NTT Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Sekda Provinsi NTT

Gubernur Nusa Tenggara Timur Bapak Dr. Viktor B. Laiskodat, SH., M.Si.  bertindak sebagai Inspektur upacara pelepasan jenazah almarhum Sekretraris Daerah Provinsi NTT Bapak Domu Warandoy, S.H., M.Si. Selasa, (4/10) di lobi Kantor Gubernur NTT.



Bertindak sebagai komandan upacara, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Prov. NTT, Dr. Drs. Zet S. Libing, M.Si memberikan laporan kepada Gubernur NTT tentang kesiapan pelaksanaan upacara pelepasan jenazah almarhum Sekretraris Daerah Prov. NTT Bapak Domu Warandoy, S.H., M.Si.

Dilanjutkan dengan penyerahan jenazah dari keluarga kepada Gubernur NTT secara simbolis untuk dimakamkan secara kedinasan. Pembacaan riwayat hidup Almarhum Bapak Domu Warandoy, S.H., M.Si. oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT Henderina S. Laiskodat, SP. M.Si., setelah itu dilanjutkan dengan sambutan Gubernur NTT.

Dalam sambutannya Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, mengatakan bahwa Bapak Domu Warandoy dijadikan sebagai Sekda Provinsi NTT bukan secara tiba-tiba, tetapi jauh sebelum menjadi Gubernur, beliau sudah mengamati secara seksama Bapak Domu yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Setelah menjadi Gubernur, beliau tetap mengamati Bapak Domu.

“Saya melihat, beliau ini adalah salah satu ASN yang sangat profesional, punya kredibilitas, dan mampu melaksanakan tugas-tugas berat yang diberikan. Secara pribadi saya merasa kehilangan dan sebagai Gubernur saya juga merasa kehilangan karena beliau merupakan orang yang mampu menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang saya tugaskan”.

“Saya berharap pada momentum baik ini, pekerjaan-pekerjaan yang telah di desain oleh beliau dalam kerja kerasnya harus tetap dilanjutkan oleh seluruh ASN Nusa Tenggara Timur dalam pelaksanaan tugas masing-masing. Itu salah satu cara kita menghormati beliau sebagai Sekda Provinsi NTT.”

Beliau juga berterimakasih kepada keluarga yang telah menyerahkan seorang putra terbaik dan meyakini Bapak Domu tidak saja terbaik di dunia ini tetapi juga terbaik dalam kehidupan kekekalan.

“Saya berharap kita semua untuk tidak larut dalam duka, khususnya ibu dan anak-anak. Tentunya kita harus memulihkan diri kita, membangun kembali anak-anak untuk memberikan kebanggaan terhadap Bapak Domu Warandoy yang telah memberikan banyak hal positif bagi kita semua yang ditinggalkan termasuk saya. Selamat jalan saudaraku tentunya kita akan bertemu kembali dalam kehidupan yang kekal” imbuhnya.

Acara dilanjutkan dengan memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah almarhum Sekda Provinsi NTT berturut-turut dari Gubernur NTT disusul Wakil Gubernur NTT periode 2008-2013 Bapak Ir. Esthon Foenay, M.Si., Ketua DPRD NTT Ir. Emelia J. Nomleni, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Prov. NTT, Para Pimpinan Instansi Vertikal, para Pimpinan Daerah, para pimpinan Forkopimda NTT, Bupati yang hadir, Dewan Direksi dan Direktur Bank NTT, Staf ahli dan staf Khusus Gubernur NTT.



Jenazah Almarhum dibawa keluar Gedung Sasando untuk diberikan penghormatan terakhir oleh seluruh ASN Pememerintah Provinsi NTT yang telah berbaris rapi di lapangan dan sepanjang jalan masuk dan keluar gedung Sasando. Selanjutnya Almarhum dibawa menuju Bandara El Tari Kupang untuk diberangkatkan ke Sumba Timur.

Penulis : Linberthi Duma
Penyunting : Ita Kana
Foto : Tim Multimedia DisKominfo Provinsi NTT
Anda Suka Berita Ini ?