Berita - PD

Memperkenalkan Budaya dan Karakteristik Provinsi Nusa Tenggara Timur Melalui Partisipasi Nyata

Menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Pesparani Nasional II tahun 2022, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dikenal sebagai Provinsi ramah, harmonis dan toleran ini berhasil menyajikan sebuah rangkaian kegiatan yang menyentuh hati setiap peserta dan juga seluruh panitia yang berasal dari daerah-daerah yang berada diluar Nusa Tenggara Timur.


Sebagai perwujudan dari Provinsi yang toleran, maka yang menjadi ketua umum panitia kegiatan Pesparani Nasional II tahun 2022 adalah seorang tokoh Muslim yakni Bapak Drs. Jamalludin Ahmad, MM. Beliau adalah seorang tokoh NU dan juga sekaligus sebagai kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sepenggal kalimat dalam sambutannya beliau berucap “Pesparani Nasional II di Kota Kupang ini bukan hanya milik umat Katolik, tetapi milik seluruh umat beragama. Yang lebih penting juga sebagai ajang untuk memperkuat persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Negara kita yang kaya akan keberagaman”.


Peserta yang ikut berkompetisi dalam Pesparani ini diantaranya dari Papua, Papua Barat, Maluku, Kalimantan, Sulawesi, Banten, Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau, Aceh, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan juga DKI Jakarta.

Dinas Sosial sebagai salah satu Perangkat Daerah yang turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini dengan menyumbang SDM yang handal diantaranya Tim penjemputan tamu di area bandar udara El Tari, Penerima tamu di lokasi acara Gedung GOR, dan penari yang ikut memeriahkan acara dalam tarian massal Patajanggung pada saat pembukaan dan tarian massal Ja’i pada saat penutupan kegiatan dengan total penari sebanyak 10.000 orang. Hal ini bukan hanya sekedar untuk memeriahkan acara pembukaan kegiatan Pesparani Nasional, tetapi merupakan wujud tanggungjawab atas tugas yang diberikan dan juga sekaligus sebagai implikasi nyata dari sebuah budaya kekeluargaan yang erat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Nusa Tenggara Timur. Para petugas yang terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan Pesparani Nasional ini dengan sabar dan tekun mengikuti persiapan-persiapan yang dilakukan demi mewujudkan solidaritas tinggi.



Sebagai warga Provinsi Nusa Tenggara Timur, kami sangat berharap agar kegiatan ini memberi kesan yang baik bagi para peserta dan panitia pelaksana, sehingga sekembalinya mereka akan terus mengingat dan mengenang segala yang baik dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Penulis: Olivia Nalle & Tari Gedeona

Editor: Shandra Isliko

Anda Suka Berita Ini ?