Purna Tugas, Pengabdian Yang Tak Pernah Berhenti
Masa pensiun atau purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), tetapi merupakan anugerah yang harus disyukuri karena telah melewati masa pengabdian sekian puluh tahun untuk negara dan bangsa, dan pada saatnya harus kembali pada masyarakat dengan pengabdian dalam bentuk lain dan semangat baru.
Pada hari senin yang lalu, Kepala Dinas Sosial
Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mengakhiri masa tugasnya sebagai seorang
Abdi Negara setelah mengabdi selama 33 (tiga puluh tiga) tahun 8 (delapan)
bulan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan penghargaan pangkat pengabdian
Pembina Utama (IV/e), merupakan pangkat puncak yang belum tentu juga diraih oleh
semua Aparatur Sipil Negara.
Tentu ada banyak karya yang telah dikerjakan dan
prestasi yang diperoleh semasa masih aktif sebagai Abdi Negara. Hal itu juga
yang dilakukan bagi Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur. Perubahan nyata
yang telah dinikmati oleh seluruh ASN lingkup Dinas Sosial Provinsi Nusa
Tenggara Timur pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Jamalludin Ahmad, MM sebagai
Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur selama kurang lebih 2 (dua)
tahun masa jabatan beliau adalah diperolehnya sertifikat pelayanan publik ISO,
peningkatan perbaikan nilai Reformasi Birokrasi, adanya inovasi-inovasi yang
telah dikembangkan pada Dinas Sosial, dan perubanan disiplin kerja Aparatur
Sipil Negara lingkup Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur yang semakin
baik. Satu tugas besar yang diemban pada penghujung akhir masa tugasnya sebagai ASN adalah tugas sebagai Ketua Umum Panitia pelaksanaan kegiatan Pesparani Nasional II tahun 2022.
Pada saat memimpin apel pagi pada Senin 31 Oktober 2022 yang lalu,
Jamalludin berpamitan kepada seluruh pegawai Dinas Sosial Provinsi Nusa
Tenggara Timur dengan mengatakan : “Usia pensiun merupakan satu hal alamiah dan
semua ASN pasti mengalami, tidak perlu dirisaukan, tetapi sebaliknya harus
diterima dan disambut dengan semangat baru, sehingga siap untuk menghadapi kondisi
tersebut, karena setiap pegawai pasti akan merasakannya,” ucap Jamalludin. Dalam
kesempatan itu juga mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh ASN lingkup
Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur yang bersama-sama melaksanakan tugas
pelayanan sosial dan sekaligus meminta maaf jika dalam kebersamaan terdapat
hal-hal yang tidak berkenan. Beliau juga motivasi seluruh pegawai untuk bekerja
dengan baik dan terus melakukan hal-hal yang positif demi mendukung tercapainya
kinerja kelembagaan.
Sekembalinya Jamalludin sebagai masyarakat biasa
tentu merupakan hal biasa bagi seluruh Abdi Negara, akan tetapi hasil yang
dicapai dan buah tangan yang ditinggalkan merupakan hal penting yang akan
menjadi catatan sejarah.
Penulis : Shandra Isliko
