Melatih Seni Bela Diri Bagi Disabilitas Sensorik Netra
Kesehatan jasmani merupakan bagian yang dianggap penting bagi Penerima Manfaat disabilitas sensorik netra. Jenis olah raga Sepak Bola Tuna Netra atau Goalball telah diterapkan di UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra Hit Bia Oepura Kota Kupang dan kurang lebih diikuti oleh sekurang-kurangnya 30 orang anak laki-laki dan 13 orang anak perempuan dengan disabilitas sensorik netra.
Sejak pertengahan Oktober 2022, Kepala UPTD Kesejahteraan
Sosial Tuna Netra Hit Bia Oepura Kota Kupang yang kita kenal dengan sebutan
dokter Yusi, menggagas sebuah olah raga yang memiliki cakupan manfaat lebih
banyak bagi kesehatan Hati dan Pernafasan. Oleh Raga seni bela diri GAHANA
menjadi pilihan yang tepat bagi anak dengan Disabilitas sensorik netra, karena pertimbangan
beliau dengan melakukan aktivitas olah raga ini juga akan menyehatkan organ
tubuh dalam seperti Hati dan Paru, pungkasnya.
Sebagai uji coba terhadap pelaksanaan olah raga seni bela diri GAHANA ini, sebanyak 10 orang anak Disabilitas netra sensorik dilatih sejak tanggal 09 November 2022 dan akan berlanjut sesuai jadwal yang ditetapkan pada minggu-minggu selanjutnya. Latihan bela diri GAHANA yang dipimpin secara langsung oleh pelatih professional bersabuk hitam dari perguruan Bela Diri GAHANA - kak Didiet Soewignjo dan asistennya Kak Davidzon Puas, melatih gerakan demi gerakan kepada 10 orang anak Disabilitas netra sensorik yang diawali dengan gerakan Perenggangan, Pelemasan, Pernafasan Dasar, Sit Up, Membentuk V posisi, Kuda-kuda sejajar dan Pukulan dasar.
Anak-anak sangat antusias, mereka senang dengan pengalaman
baru terkait olah raga seni bela diri ini karena merupakah hal baru yang belum
pernah mereka alami sebelumnya. Salah seorang anak mengungkapkan kegembiraannya
sesaat setelah latihan usai kepada pengasuhnya. Ogan mengatakan tidak sabar
menunggu hari latihan di minggu depan.
Olah raga seni bela diri GAHANA ini baru diuji cobakan
kepada Penerima Manfaat disabilitas sensorik netra sehingga baru terdapat 10
orang peserta. Kami harapkan agar pada waktu yang akan datang semakin banyak
peminat, sehingga dapat ikut berlatih bersama, demikian kata dr. Yusi penuh
semangat dan antusias seraya mengajak semua pengasuh untuk memotivasi anak
asuhannya sehingga tercapai tujuan pelaksanaan kegiatan olah raga seni bela
diri GAHANA ini, yakni tubuh sehat, hati sehat, dan pernafasan yang sehat.
Penulis : Migel Sekoni
Editor : Shandra Isliko
