Jejak Sukacita Festival Musim Dingin Tahun 2022 Di Surga Tersembunyi Timor Tengah Selatan
(Trivonia Udjan)
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur bekerja sama dengan Event Organizer (EO) Event.id, menyelenggarakan Festival Musim Dingin Tahun 2022 yang berlangsung selama tiga hari yaitu dari tanggal 22 sampai dengan 24 Juli 2022, berlokasi di Fatu Kolen, Desa Tunua, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan, serta mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten TTS.
Festival Musim Dingin (FMD) Tahun 2022 diselenggarakan pada akhir bulan Juli, mempertimbangkan kondisi cuaca di wilayah Kabupaten TTS yang sebagian besar adalah dataran tinggi sehingga memiliki temperatur udara lebih rendah dibandingkan wilayah lain di Pulau Timor. Cuaca cerah dengan suhu rendah saat siang hari adalah kondisi terbaik untuk menyelenggarakan acara dan cuaca berkabut menjelang petang menjadi keunikan dan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Sebanyak 20 stan disediakan untuk pameran UMKM yang pesertanya didatangkan dari dalam wilayah Kabupaten TTS, diantaranya tersedia UMKM yang menjajakan kuliner lokal, tenunan timor, madu lokal, produk ekonomi kreatif, dan lain sebagainya. Selain stan UMKM, pengunjung juga dapat melakukan camping di lokasi yang telah disediakan, dimana peserta dapat membawa tenda camping secara pribadi atau disewa pada penyelenggara kegiatan.
Hari pertama kegiatan diawali dengan Sekapur Sirih yang disampaikan oleh Camat Mollo Utara, menyatakan apresiasi dan ucapan terima kasih beliau yang sebesar-besarnya terhadap Pemerintah Provinsi NTT yang telah bersedia menyelenggarakan Festival Musim Dingin Tahun 2022 sehingga membantu mempromosikan pariwisata di wilayah Mollo Utara, Fatumnasi dan sekitarnya. Beliau menyampaikan betapa besar harapannya agar Festival Musim Dingin menjadi agenda tahunan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT, dalam hal ini yang diwakili oleh Kepada Bidang Pemasaran Pariwisata, Bapak Alfonsius Ara Kian, S.Fil. Beliau menyatakan kekagumannya terhadap wisata alam di wilayah Kabupaten TTS, terutama wilayah Fatumnasi dan sekitarnya yang pada tahun 2021 meraih Juara 1 pada pergelaran API Award 2021 Kategori Surga Tersembunyi. Sudah sepantasnya bagi pemerintah untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan semakin gencar melakukan promosi pariwisata, membuat “Surga Tersembunyi” yang dimiliki Kabupaten TTS menjadi dikenal ke seluruh penjuru dunia. Kegiatan Festival Musim Dingin Tahun 2022 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan hal itu. Dengan kelancaran kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan lama tinggal wisatawan yang serta-merta akan memperbaiki ekonomi masyarakat.
Dalam suasana yang penuh sukacita, dan dengan diiringi riuh tepuk tangan penonton pada sore berkabut dan udara lembab di Fatu Kolen, Festival Musim Dingin Tahun 2022 resmi dimulai. Kegiatan dilanjutkan dengan pendaftaran peserta camping dan kontes, diiringi Live Music yang berlangsung di panggung utama hingga malam menjelang. Peserta dan pengunjung beramai-ramai berkeliling stan UMKM untuk melihat-melihat dan berbelanja.
Puncak acara terjadi pada hari kedua, diawali dengan morning call dan Zumba oleh peserta camping. Saat Free Time, pengunjung dan peserta dibebaskan mengisi waktu dengan kembali mengunjungi UMKM serta menikmati pesona wisata alam Fatumnasi dan sekitarnya. Wisatawan berfoto, bersenang-senang, berinteraksi dengan masyarakat lokal, serta mengunjungi Cagar Alam Gunung Mutis yang terletak tidak jauh dari lokasi festival. Di dalam lokasi Cagar Alam, wisatawan dapat menikmati rimbunnya hutan bonsai yang telah tumbuh dan berusia ratusan tahun, yang merupakan salah satu daya tarik utama di Kabupaten TTS. Siang harinya wisatawan disuguhkan penampilan tarian adat dan nyanyian tradisional oleh masyarakat lokal.
Saat petang menjelang, tibalah waktunya kunjungan tim Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT, Bapak Ganef Wurgiyanto, A.Pi, serta Bupati TTS, Bapak Egusem Pieter Tahun, ST., MM, yang sekaligus menutup secara resmi kegiatan Festival Musim Dingin Tahun 2022. Festival ini juga dimeriahkan oleh kunjungan tamu kehormatan dari mancanegara yaitu tim Wakil Presiden Wilayah Khusus Otoritas Oecusse, Bapak Maximiano Neno, Menteri Muda Perdagangan dan Industri Wilayah Khusus Otoritas Oecusse, Bapak Pedro da Cunha Boquifai da Silva, dan Kepala Kantor Penghubung Kedutaan Besar RI (KBRI) Dili di Oecusse, Ibu Marya Onny Silaban.
Suasana begitu ramai dan meriah menyusul antusiasme wisatawan terhadap suguhan acara selanjutnya. Stand Up Comedy, Podcast, dan DJ Performance bergulir beriringan menyongsong pengumuman pemenang kontes foto. Rangkaian acara hari kedua ditutup dengan pertunjukan kembang api yang meriah, berpendar memenuhi langit Fatu Kolen yang berkabut malam itu. Live Music kembali mengiringi acara bebas, peserta dan pengunjung bersenang-senang menikmati malam terakhir mereka pada pergelaran Festival Musim Dingin Tahun 2022. Hingga menjelang tengah malam, beberapa stan UMKM mulai berkemas dan membersihkan area stan.
Pada hari terakhir kegiatan Festival Musim Dingin Tahun 2022, peserta Camping melakukan check out. Pembersihan area festival dilakukan secara menyeluruh oleh panitia. “Jangan meninggalkan apapun selain jejak”. Pemerintah Provinsi NTT selalu bertekad untuk memulai festival dengan sukacita, melaksanakan dengan penuh tanggung jawab, serta mengakhiri segalanya tanpa meninggalkan bekas apapun selain “jejak kaki”. Oleh karena itu, pemerintah akan selalu memastikan bahwa tidak ada satupun sampah yang tertinggal di lokasi destinasi wisata pasca kegiatan.
Festival Musim Dingin Tahun 2022 berjalan dengan lancar, memberikan pengalaman luar biasa bagi wisatawan menikmati kabut di puncak Timor Tengah Selatan yang tidak kalah menakjubkan dari objek wisata puncak lainnya yang ada di Nusantara. Nusa Tenggara Timur memilikinya, Surga Tersembunyi yang menyimpan begitu banyak keindahan alam, tanah Timor Tengah Selatan yang kaya akan budaya, segalanya ialah milik kita untuk dipertahankan, dilestarikan, dan disampaikan kepada seluruh dunia, sebagai wujud kebanggaan kita terhadap tanah yang kita pijak. Sampai berjumpa di Festival Musim Dingin selanjutnya.
