Blog Single
Event - Pariwisata

DISPAREKRAF NTT IKUT PESPARANI NASIONAL II DI KUPANG

Bunyi pukulan bedug Wakil Menteri Agama RI, yang diiringi bunyi lonceng gereja Uskup Agung Kupang dan bunyi gong oleh Wakil Gubernur NTT menandai berakhirnya Pesparani Katolik Nasional Kedua Tahun 2022 yang diselenggarakan di Kupang 28 – 31 Oktober 2022. Sebelumnya Menteri Agama RI membuka secara resmi Pesparani Nasional secara virtual pada Jumat 28 Oktober 2022 lalu.

 

Sekitar 2154 peserta Pesparani dari 34 Provinsi hadir  di Kupang untuk mengikuti  4 kategori perlombaan yaitu Paduan Suara Dewasa Campuran, Lomba Mazmur, Tutur Kitab Suci serta  Cerdas Cermat Anak dan Remaja. Kedatangan peserta juga membawa berkah tersendiri bagi NTT khususnya Kota Kupang. Selama 6 hari hadir di Kupang,  tingkat kebutuhan akomodasi dan  moda transportasi meningkat tajam, produk kuliner dan kriya ikut terpromosi dan terjual, serta beberapa obyek wisata di Kota Kupang dan sekitarnya  menjadi tujuan wisata mereka.

 

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi NTT ikut serta terlibat dalam kegiatan ini. Bukan sebagai peserta lomba, namun mengambil bagian menunjang kerja besar Pemerintah Provinsi NTT untuk mensukseskan Pesparani Nasional ini. Partisipasi tersebut antara lain sebagai pendamping kontingen Provinsi Sumatera Utara, masuk dalam  kepanitiaan Pesparani dan   mengikuti tarian masal pada saat kegiatan  pembukaan dan penutupan.

 

Pada Rabu 26 Oktober 2022, Kontingen Sumut yang berjumlah sekitar  38 orang tiba di Kupang dan langsung dijemput di Bandara El Tari Kupang dan dilakukan penyambutan secara resmi di Kantor Disparekraf NTT Jln. Frans Seda. Kadis Parekraf NTT, DR. Drs. Zet Libing, M.Si menyambut langsung kontingen Sumatera Utara. Simbolisasi penyambutan dilakukan dengan penyematan topi Ti'i Langga kepada pimpinan kontingen dan syal tenun kepada semua anggota kontingen. Acara berlangsung sederhana namun meriah, penuh keakraban dan kekeluargaan. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan aksi olah  vokal dari kedua belah pihak.

 

Disparekraf NTT ikut terlibat dalam kepanitiaan yang bertanggung jawab pada akomodasi peserta. Persiapan akomodasi dilakukan melalui pertemuan dengan semua pengelola hotel yang ada di Kupang dan melakukan pengecekan kesiapan fasilitas yang disediakan pihak hotel. Sedikitnya 1400 kamar dari 17 hotel berbintang yang ada di Kupang disiapkan, belum termasuk  kamar di penginapan,  homestay, biara dan asrama. Kuliner lokal juga disiapkan pihak hotel untuk menyambut tamu sesuai arahan panitia. Pelayanan terbaik diberikan agar ekspektasi dan imajinasi semua peserta yang datang di Kupang terpenuhi.

 

Perwakilan Disparekraf NTT juga ikut terlibat dalam tarian kolosal Patanjanggung dari Sumba Timur yang dibawakan sekitar 10.000 penari pada saat acara pembukaan Pesparani Jumat 28 Oktober 2022 di Stadion Oepoi Kupang.  Pada hari Senin, 31 Oktober 2022, kembali perwakilan penari Disparekraf NTT ikut bergabung dengan peserta pada saat Penutupan Pesparani. Walaupun Kota Kupang sempat diguyur hujan selama 4 jam yang mengganggu acara penutupan, namun tidak melunturkan  semangat para penari dan peserta untuk larut dalam kebahagian bersama dalam tarian Ja'i.

 

Pesparani  telah usai. Ada perjumpaan dan ada perpisahan. Semua peserta akhirnya harus kembali ke tempatnya masing-masing. Begitu pun kontingen Provinsi Sumatera Utara yang kembali pada Selasa, 1 November 2022. Kadis Parekraf NTT dan rombongan langsung menjemput di Hotel Amaris yang menjadi tempat penginapan kontingen. Doa bersama dilakukan  sebagai tanda perpisahan dan  kekeluargaan,  sebelum diantar menuju ke Bandara El Tari.

 

Pesparani Nasional di Kupang dilaksanakan dengan misi membangun keberagaman dan toleransi. Keterlibatan elemen lintas agama menjadi ciri khasnya. Wakil Menteri Agama menyebut Pesparani telah memberikan contoh nyata tentang persaudaraan antara umat beragama. NTT dapat menjadi laboraturium umat beragama. Gubernur NTT pada saat pembukaan mengatakan keberagaman dan toleransi adalah harta kekayaan yang menjadi sumber kekuatan bangsa untuk bertumbuh. Provinsi NTT sangat menjunjung tinggi perbedaan dan toleransi  antar umat beragama. Ini adalah ekspresi dari spirit mewujudkan dan menguatkan persaudaraan sejati dan persaudaraan antar umat beragama, persaudaraan sebangsa dan setanah air.

 

Provinsi NTT telah menyelenggarakan Pesparani Nasional 2022 dengan baik dan semua berjalan lancar. Sebagai orang beriman, kita percaya Tuhan akan menganugerahkan rahmat-Nya bagi semua yang terlibat mulai dari peserta,  panitia dan seluruh masyarakat NTT yang dengan caranya masing – masing  memuji dan memuliakan kebesaran Tuhan. Berkat dan Rahmat Tuhan, menjadi modal kekuatan provinsi ini melanjutkan pembangunan untuk mewujudkan visi : NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 


Penulis : Paul J. Andjelicus (Perencana Madya Disparekraf NTT)

Kupang 02 November  2022

Dokumentasi : Dinas Parekraf NTT

Anda Suka Berita Ini ?