Gubernur VBL : Perkuat Budaya Kita Untuk Lestarikan Alam Dengan Tata Kelola Yang Profesional
Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Kupang, 9 Februari 2022
Perkuat Budaya Kita Untuk Lestarikan Alam Dengan Tata Kelola Yang Profesional. Demikian ditegaskan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menerima kunjungan Ketua Umum Panitia Nasional Pekan Air Internasional Asia Kedua (2nd Asia International Water Week) Tahun 2022, Ir. Lilik Retno Cahyadiningsih, MA, didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Agus Sosiawan, pada hari ini, Rabu, 9 November 2022, di Ruang Kerja Gubernur NTT.
Gubernur VBL sangat memberi apresiasi atas kerja keras dari panitia nasional dan panitia daerah untuk menyukseskan kegiatan besar berskala dunia di NTT, dan lebih dari itu telah memilih Labuan Bajo, Destinasi Super Premium di Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan tersebut.
“Terima kasih dan bangga kami atas kepercayaan yang luar biasa dari Pemerintah Pusat melalui Menteri PUPR, yang telah memberi perhatian besar kepada NTT, dimana untuk kesekian kalinya event berskala internasional diselenggarakan di sebuah destinasi super premium, Labuan Bajo, Manggarai Barat. Karena memang destinasi tersebut semakin indah, karena terus didandani sebagai Side Event G-20 mendatang, dengan komodo yang ikonik dan eksotik”, ungkap Gubernur VBL dengan penuh sukacita.
Gubernur juga menegaskan akan mendukung sepenuhnya kegiatan 2nd Asia International Water Week, agar dapat berlangsung lancar dan sukses.
“Jangan kuatir, NTT tetap aman dan nyaman bagi siapa saja, apalagi menyambut kehadiran tamu-tamu istimewa berkelas dunia, itu pasti karena NTT ini merupakan bentangan sorga terindah, karena telah bermetamorfosa sempurna dan penuh eksotika di bumi. Kami pasti akan suguhkan budaya NTT yang khas dihiasi pesona alam terindah, yang tidak akan pernah ditemui di belahan dunia manapun kecuali di NTT, yang dikenal sebagai New Tourism Territory”, ungkap Putera Semau dengan bangga.
Mantan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI ini juga menambahkan bahwa, selain keindahan pesona alam dan budaya yang dimiliki oleh NTT, khususnya di Manggarai Barat juga terdapat Satwa Purbakala Komodo yang habitatnya cuma ada di Pulau Komodo dan Pulau Rinca.
“Habitat komodo akan kami jaga dan tentunya akan kami lestarikan dengan sangat baik, untuk itu sementara ini kami terus mendesain habitat komodo menjadi sebuah tempat riset yang unggul dengan ekosistem yang ditata dengan baik, agar komodo tidak saja dilihat dan dinikmati oleh generasi saat ini, tapi komodo tetap lestari agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Habitat komodo pun didesain menjadi sebuah tempat yang premium dan prestisius.
Oleh sebab itu, saat event tersebut dilaksnakan di Labuan Bajo, saya ajak semua tamu silahkan kunjungi tempat wisata alam yang unik dan langka, salah satunya adalah Pulau Komodo dan Pulau Rinca”, Jelas Gubernur VBL meyakinkan Ibu Lilik dan rombongan.
Gubernur VBL menjelaskan bahwa untuk saat ini masih tetap diijinkan untuk bisa masuk dan melihat Reptil Raksasa Komodo di Pulau Komodo.
Pemerintah serius menyiapkan Komodo sehingga reptil ini keberlangsungannya tetap lestari. Untuk itu diperlukan riset khusus tentang pakan dan lainnya dengan pendekatan multi ilmu. Jadi komodo harus dikelola secara profesional.
“Komodo the one and only in the world, tapi kalau tidak dikelola secara profesional, lama – lama akan punah juga”, tegas Doktor Pariwisata Jebolan UKSW Salatiga.
Pada bagian lain, Ketua Umum Panitia Nasional Pekan Air Internasional Asia Kedua, Lilik Retno Cahyadiningsih menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Gubernur NTT, yang telah bersedia meluangkan waktu untuk bertemu seraya mendukung pelaksanaan sebuah event besar berkelas dunia di NTT, dimana Gubernur NTT sendiri dalam struktur kepanitiaan telah ditetapkan sebagai salah satu pengarah, berdasarkan Keputusan Menteri PUPR RI Nomor 1284/KPTS/M/2021, tanggal 11 Oktober 2021.
“Pada kesempatan ini kami melaporkan bahwa kegiatan Pekan Air Internasional Asia Kedua (2nd Asia International Water Week) nanti, akan berlangsung pada tanggal 13 s.d. 16 Maret 2022 mendatang,
di Labuan Bajo Manggarai Barat. Dimana event berkelas dunia tersebut akan dihadiri tamu-tamu penting, yaitu para kepala negara dan para menteri serta AWC Board Members dari 27 organisasi di 15 negara se Asia, diantaranya dari Jepang, Filipina, Uzbekistan, China Mongolia, termasuk Presiden Korea dan juga Presiden RI, Joko Widodo yang akan hadir langsung dan membuka The 2nd Asia International Water Week Tahun 2022 tersebut”, urai Ibu LIlik yang juga adalah Direktur Kepatuhan Intern Ditjen SDA Kementerian PUPR.
Lebih lanjut Lilik Retno Cahyadiningsih memohon agar dalam kegaiatan tersebut juga dapat dihadirkan sebuah tarian kebersamaan khas NTT seperti Lego-lego dan Tebe yang akan mempererat persaudaraan. Agar masyarakat dunia pun ikut terlibat dalam pelestarian budaya dan lingkungan.
Hal tersebut ditanggapi dengan gembira oleh Gubernur NTT bahwa pastinya masyarakat NTT akan memperkenalkan NTT melalui ragam budaya NTT yang eksotik kepada masyarakat dunia.
“Kami akan sajikan yang terbaik, karena memang NTT sangat kaya akan budaya sebagai ciri khas kekayaan masyaralat lokal yang sangat digemari dan patut dilestarikan.
Budaya-budaya ini merupakan perekat persaudaraan diantara kita seperti : Lego-logo, Pado’a dan Tebe, dan masih banyak jenis atraksi kebersamaan budaya lainnya di NTT ini. Yang jelas selama berada di NTT semua tamu dan peserta akan merasa aman dan nyaman”, jamin Gubernur VBL.
Turut hadir pada pertemuan tersebut, Kadis Pariwisata dan Ekraf Provinsi NTT, Zet Sony Libing, Kadis PUPR Provinsi NTT, Maksi Nenabu, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Demokrasi dan Pemerintahan, Imanuel E. Blegur dan Puteri NTT 2015, Carolina Noge.
Demikian Siaran Pers ini dibuat untuk dipublikasikan.
Penulis : France Tiran
Foto : Robi Djehatu
