Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menerima audiensi dari Pengurus Yaheng Group
Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menerima audiensi dari Pengurus Yaheng Group di Ruang Kerja Gubernur pada Jumat (27/3/2026). Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi NTT dengan pihak swasta dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Audiensi tersebut dihadiri oleh perwakilan Yaheng Group, yakni Bapak Teofilus Trilaksono, Bapak Oyenping, dan Ibu Lulu. Turut mendampingi Gubernur NTT dalam pertemuan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Alexon Lumba, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lerry Rupidara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ady Mandala, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Alex Koroh, Kepala Dinas Perhubungan Edy Koenunu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Umbu Joaz, serta Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Theresia Florensia.
Dalam suasana diskusi yang konstruktif dan penuh semangat kolaboratif, kedua pihak membahas potensi kerja sama pada berbagai sektor unggulan di NTT, di antaranya sektor pertambangan, pertanian, peternakan, perikanan, hingga transportasi. Sektor-sektor ini dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Provinsi NTT menyambut baik inisiatif kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam membuka ruang investasi yang produktif dan berkelanjutan. Gubernur NTT juga menekankan bahwa setiap bentuk kerja sama yang terjalin harus tetap mengedepankan prinsip pembangunan yang aman, inklusif, serta ramah terhadap masyarakat dan lingkungan.
Diharapkan, pertemuan awal ini menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah dan mitra strategis, guna mengoptimalkan potensi daerah serta menghadirkan dampak nyata bagi kemajuan Nusa Tenggara Timur.
Penulis : Charles Gunawan
Foto : Nuel Here Wele
Editor : Adolf Naikofi
Anda Suka Berita Ini ?
