Kegiatan Gubernur - Umum

GUBERNUR VBL TANAM ANAKAN BAMBU DI DESA GOLO WOROK, RUTENG MANGGARAI

Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Manggarai, Selasa 19 April 2022

Gubernur Nusa Tenggara Timur (VBL) bersama Para Ibu-ibu melakukan penanaman bambu di Desa Persiapan Bangka Wela, Desa Golo Worok Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai.

Gubernur NTT dan rombongan yang didampingi Bupati Manggarai Hery Nabit  dalam agenda kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai mengunjungi Lokasi Desa Persiapan Bangka Wela  Desa Golo Worok Kecamatan Ruteng Kab Manggarai untuk melakukan melakukan penanaman bambu.

Di tempat ini Gubernur mendapat sambutan hangat dari puluhan siswa Sekolah Dasar dan Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Bambu Belang Leca Binaan Yayasan Bambu Lestari.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), menyampaikan Ucapan Terima kasih kepada Kelompok Bambu Belang Leca Binaan Yayasan Bambu Lestari. “Terima kasih kepada mama-mama bambu, yang sudah aktif berperan dalam program tanam bambu ini. Karena dengan menanam bambu, maka sekaligus akan menanam air. Jadi juga menjaga kelestarian alam,” ujar Gubernur.

“Kita tidak sedang menanam bambu saja, tetapi juga menanam air, karena satu rumpun bambu itu menyimpan 5.000 liter air dalam tanah,” katanya.

Menurut Gubernur, menanam bambu tidak saja menolong masyarakat di tempat itu, melainkan turut membantu daerah lain dengan nantinya  juga bisa dipindahkan ke wilayah-wilayah yang kering dan rawan bencana banjir dan longsor.

Menurut beliau, bambu mempunyai manfaat yang luar biasa, karena bambu tidak hidup sendiri. “Kalau bambu sudah tumbuh tentunya dapat menyimpan air maka tanaman apapun bisa hidup disekitarnya.

Gubernur VBL juga meminta para guru terus mendorong anak-anak murid untuk menanam bambu. Kedepannya, menurut gubernur, akan dibangun industri bambu di daratan Flores.

“Bapak Presiden sudah menyampaikan ke saya kemarin lewat Menteri Koperasi, beliau sudah menyiapkan agar mempersiapkan di Kabupaten Ngada untuk industri bambu. Karena di Kabupaten Ngada mempunyai 28 juta batang bambu yang sudah ada, kita persiapkan industri atau pabrik di Ngada dan Nagekeo, sehingga nantinya di Pulau Flores akan berdiri pabrik besar bambu setelah 2,5 juta anakan yang akan ditanam di 7 kabupaten. Kalau kita punya pabrik, kita akan bikin apapun dari bambu seperti baju, rumah dan lainnya,” jelas gubernur.

Selain menanam bambu, gubernur juga meminta masyarakat setempat untuk menanam bawang putih. “Kalau bisa di daerah sini, mama-mama bambu tolong tanam bawang putih juga, nanti benihnya datang dari Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT,” pinta gubernur.

VBL juga berjanji kalau bambu yang ditanam tumbuh dengan baik, termasuk bawang putih, maka pada tahun depan dia akan kembali dan menginap di tempat itu.

Untuk diketahui bahwa Mama-mama penanam anakan Bambu di  Desa Persiapan Bangka Wela, Desa Golo Worok, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, meraup keuntungan sebesar Rp 612,5 Juta. Dana ini berasal dari usaha mereka menanam dan menjual anakan bambu. Mereka pun menyimpan keuntungan mereka senilai ratusan juta tersebut melalui Bank NTT. Penanaman anakan bambu dilakukan di lahan sekitar RTK Bangka Wela.

Pada kesempatan ini juga Ketua Kelompok Bambu Belang Leca, Antonia Mbue menyampaikan ungkapan hatinya mewakili mama-mama Bambu di tempat itu. Antonia tampak membacakan ungkapan hatinya yang terkonsep di ponsel androidnya. Perempuan paru baya itu memang sengaja melakukan itu, karena ingin menunjukan ke Gubernur bahwa penanaman bambu yang ditekuni telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi rumah tangga, termasuk bisa membeli ponsel android.

“Saya minta maaf, saya memakai HP ini untuk membuat konsep apa yang akan saya sampaikan, karena ini HP pemberian dari hasil kami bibit bambu. Jadi, tidak hanya uang saja kami dapat tetapi pengetahuan dan HP kami dapat. Terima kasih bapak,” kata Antonia Mbue yang sontak disambut aplaus meriah semua yang hadir.

Selaku Ketua Kelompok Bambu Belang Leca, Antonia mewakili 46 anggotanya, mengucapkan limpah terima kasih kepada Gubernur NTT, Bupati Manggarai, Ketua PKK Provinsi NTT, BPMD Provinsi NTT, DLHK Provinsi NTT, Ketua PKK Kabupaten Manggarai, UPT KPH Manggarai, Bank NTT Ruteng, Yayasan Bambu Lestari dan semua pihak yang terlibat dalam program pembibitan bambu.

“Kami sangat senang Kami sangat bangga sekali bapak gubernur bisa datang di kampung kami dengan keadaan wilayah desa kami yag terbatas. Semoga Bapak bisa datang kembali lagi ke desa kami,” yang disambut tepuk tangan dan sorak hadirin.

Demikian Siaran Pers ini dibuat untuk dipublikasikan.

Anda Suka Berita Ini ?