Blog Single
Kegiatan Gubernur - Umum

Penjelasan Gubernur NTT Saat Debat Bersama Tokoh Masyarakat Sumba Timur

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat menjelaskan, video “adumulut” dirinya dengan sejumlah masyarakat di Desa Kabaru, Kabupaten Sumba Timur.

Gubernur mengungkapkan, untuk mengejar kesejahteraan masyarakat tidak hanya dengan mengandalkan APBD. Sehingga seluruh aset yang ada harus dimanfaatkan agar perekonomian lebih baik. 

"Saya tidak tertarik dengan video atau segala macam itu, persoalan kita adalah jika investasi kita di NTT tidak berjalan maka untuk mengejar kesejahteraan, dengan hanya mengandalkan APBD semata. Sehingga aset-aset yang ada harus dimanfaatkan,"

"Oleh karena itu kita harus kreasikan seperti perizinan harus cepat, kepastian hukum atas tanah yang harus tepat dan konflik-konflik sosial seperti itu tidak harus ada. Karena itu akan menjadi hambatan bagi investor yang akan masuk," 

"Waktu itu beliau merupakan satu-satunya orang NTT yang menduduki jabatan Ketua Komisi di DPR RI. Dia menjelaskan saya bahwa daerah ini daerah yang bagus, peternakannya bagus tapi tidak ada yang kerja tidak ada yang bantu. Maka dari itu beliau minta saya untuk urus waktu itu, sehingga saya menjadi gubernur dan saya teringat," 

"Saya marah dia karena dia menghina senior, seorang Umbu, yang saya kenal hidupnya yang diabadikan untuk Pulau Sumba. Itulah cinta Almarhum Umbu Mehang Kunda untuk Sumba, dan waktu itu dia minta saya untuk terlibat. Saat saya menjadi gubernur dan teringat akan omongan beliau itulah saya gembira dan saya mau bangun daerah itu," 

"Sehingga jika bicara tentang peternakan sapi, kita mempunyai peradaban yang sama dengan negara-negara lain. Nah karena saya lihat mereka punya sapi-sapi yang bagus, maka saya sebagai pemerintah tidak mungkin kerja sendiri pasti gagal,” 

“Maka saya menyampaikan kepada teman-teman dinas, untuk kerja sama dengan perusahaan itu karena mereka sudah mendapatkan izin dari Kementerian Koordinator  Maritim dan Investasi ini yang punya lahan PT PN 14, itu juga kerja sama dengan ASIA BIF  6.000 hektar sekian jadi tambah dengan mereka berarti 7.000 hektar kalau tambah Provinsi 500 hektar, maka menjadi 7.500 hektar dan pusat BREEDING di NTT akan berada di Kab. Sumba Timur," 

"Kalo beliau bilang itu tanah ulayat, dari dulu Almarhum Umbu Mehang Kunda masih ada pun tidak pernah ada yang ribut, bahkan kita masuk keluar mau buat apa disitu pun tidak ada yang ribut. Sampai dengan tempat itu sudah ada, bahkan sapi yang ada itu saya perintahkan untuk bagikan kepada masyarakat disekitar situ dan semua dibagi,"

"Kecuali dia datang di Kantor Gubernur dan meminta fee terhadap proyek-proyek yang ada, itu anak yang tidak benar, orang tua tidak benar Namun jika mendorong anak untuk investasi teterhadap sesuatu yang orang NTT pun tidak mampu lakukan, yang tidak usah bicara,"

Sumber Berita : https://www.youtube.com/channel/UCjCgcacvXesHHXqdf31KfJw (Akun NTT BAGUS INDONESIA)

Anda Suka Berita Ini ?