Dari Desa Enorain hingga Desa Oof Gubernur lakukan Kunker
Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan
Kab. Kupang dan TTS, 07 Juli 2022
Setelah mengikuti kegiatan Camp Pemuda GMIT Klasis
Amarasi Timur di Desa Tesbatan II, Gubernur VBL beserta rombongan langsung
menuju Kabupaten Timur Tengah Selatan melalui ruas jalan Oemoro - Oekabiti
dengan panjang jalan yang sementara dikerjakan 25 KM dan melalui ruas jalan
Panite - Oemoro dengan panjang jalan yang sementara dikerjakan 3 KM.
Sesampai di Gereja GMIT Imanuel Oemoro, Desa Enorain Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang, Gubernur beserta rombongan meninjau lokasi pembangunan Gereja Imanuel Oemoro dengan jemaat dan masyarakat.
Setelah itu Gubernur VBL melanjutkan perjalanannya menuju TTS untuk mengunjungi lokasi pembangunan BLK PT. Mitra Kasih Toserba, serta meninjau lahan dan tanaman holtikultura Agro Edu Wisata yang dibangun oleh PT. Mitra Kasih Toserba.
Gubernur VBL dalam sambutannya mengatakan, NTT harus meninggalkan kemiskinan sebagai stigma terburuk dengan cara memperdayakan potensi lahan yang ada.
"Saya yakin kawasan Agro Eko Wisata ini akan menumbuhkan semangat anak muda kita dalam bekerja". Tandas Gubernur.
"Apa yang dilakukan Pak Roy bersama teman teman ini adalah langkah dan sebuah motifasi agar para anak anak muda itu tidak terjebak pada berpikir masa lalu, tetapi berpikir yang interpreneur (bekerja mandiri) NTT pelan pelan menuju kesana". Jelas Gubernur.
Gubernur juga menjelaskan bahwa beberapa kabupaten saat ini sedang panen hebat dari TJPS. Program ini merupakan propaganda untuk membuat kolaborasi pada tingkat perencanaan pemerintah dan bagaiamana cara mengeksekusinya.
Gubernur menambahkan bahwa model budaya turut andil dalam perkembangan pembangunan kita sebab itu kita harus bisa memainkan peran di NTT. Pungkas Gubernur. Ia juga menyampaikan bahwa harus ada kolaborasi Dinas Pertanian untuk melakukan intervensi lebih mendalam untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Setahun harus tanam dua kali dengan teknik tanam yang dilakukan di pulau Sumba. Harus disiapkan tim yang baik sehingga tahun depan kita sudah panen dua kali. Karena dengan cara ini akan membantu kita untuk mengurangi angka stanting dan kemiskinan di tempat ini.
Ucapan trimakasih juga disampaikan Gubernur kepada para orang tua pemilik tanah yang telah memberikan tanah tersebut untuk diolah oleh anak anak muda. "Orang tua yang punya tanah terimakasih atas kerelaan memberikan kepada anak anak untuk bekerja". Pungkas Gubernur.
Gubernur menambahkan, tempat ini akan sangat indah
apabila ditata secara baik. Ia akan terus mendukung secara serius kebutuhan
apapun akan disiapkan. Dengan percaya diri Gubernur meyakini bahwa tempat ini
adalah tempat yang menjanjikan. Tempat ini akan terkenal dan akan mendatangkan
banyak wisatawan karena tempat ini sangat sejuk . Tandas gubernur
Sedangkan Bupati Timur Tengah Selatan mengatakan, lahan di TTS berjumlah 160 ribu lahan dan yang baru diolah sekitar 70 ribu lebih termasuk dengan lahan agro eko wisata yang di olah oleh Roy dan teman teman pemuda, serta beberapa spot yang dibuat oleh pemerintah Kabupaten TTS.
Bupati TTS menambahkan, akan meningkatkan program TJPS bersama masyarakat melalui lahan yang ada dan memiliki komitmen bahwa program TJPS ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka stanting dan kemiskinan di TTS.
Sementara itu ketua yayasan Mitra Toserba, Roy Babys, S. ip mengatakan, melalui tanaman holtikultura dan buah buahan yang berkualitas dan organik melalui pola pelaksanaan sistem kawasan terpadu agro edu wisata di bisuaf TTS ini akan membantu meningkatkan pertumbuhan pembangun serta mengurangi angka stanting dan kemiskinan.
Kawasan ini juga akan mampu mengembangkan kemandirian bagi petani di desa ini serta menjadi pusat pendidikan bagi petani di tempat ini. Ia menjelaskan bahwa dalam menjalankan misi ini, PT misi kasih Toserba telah melakukan upaya alam kerja sama multi pihak dengan beberapa mitra strategis diantaranya, bersama upt terpadu universitas Nusa cendana, Upt. Kehutanan Provinsi NTT wilayah TTS.
Untuk mekanisme perekrutan kerja, dibuka kesempatan seluas luasnya bagi masyarakat TTS yang mau bekerja. Dan akan dibiayai sebesar 30 ribu rupiah perhari. Dan dari hasil produksinya akan dipasarkan. Jelas roy.
Ia juga memohon petunjuk dari Gubernur serta dukungan dari berbagai pihak untuk membangun tempat ini. Diakhir laporannya ia mengatakan bahwa kola borasi adalah kata kunci untuk mencapai hasil yang maksimal.
Setelah melakukan Peninjauan lokasi agro edu wisata Gubernur beserta rombongan beranjak ke Acara konsultasi studi wilayah VII Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMKI) yang berlokasi di GMIT Batukarang Nonohonis.
Dalam acara tersebut Gubernur mengatakan anak muda harus memiliki ilmu pengetahuan untuk membantu pemerintah dalam pembangunan diprovinsi Nusa Tenggara Timur. "untuk anak muda NTT terus mengasah pengetahuannya, untuk menjadi sesuatu yang berguna". jelas Gubernur
Gubernur juga mengutip Firman Tuhan dalam ayat Alkitab, "Matius 25 : 35 - 47. Nats ini sangat eksplisit bagi kaum setiap manusia yang percaya Yesus. "Satu-satunya nats yang sangat eksplisit yang dapat dihitung dengan baik adalah Matius 25 ayat 35 hingga ayat 47, baca yang benar. Nats ini sangat eksplisit bagi kaum setiap manusia yang percaya Yesus" ungkap Gubernur.
Ia mengatakan ayat ini sangat membantu untuk menyelamatkan orang yang masuk dalam golongan hina yakni orang sakit, terpenjara, dan orang asing yaitu orang yang tidak diperhitungkan didalam lingkungan dan terbuang. Akhir kata Gubernur mengajak para kaum pemuda untuk membangun diri dan menjadi tim sekerja Allah. Sebelum meninggalkan tempat, Gubernur melakukan pemukulan gong sebagai simbol dibukanya kegiatan tersebut dengan resmi.
Dari GMIT Batukarang Nonohonis Gubernur bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Deesa O'of kecamatan Kuatnana Kabupaten TTS dengan disambut acara adat natoni serta langsung berjalan kaki untuk melakukan penanaman jagung secara simbolis dilokasi penanaman TJPS.
Demikian Siaran Pers ini untuk dipublikasikan
