Blog Single
Kegiatan Gubernur - Umum

Karya 25 Tahun YM. Mgr. Petrus Turang, sebagai Uskup Agung Kupang Menjadi Dedikasi Mulia Bagi Kemajuan NTT

Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Kupang , 11 Juli 2022

Hal tersebut diutarakan oleh Gubernur  NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat menerima Ketua Komisi Komunikasi Sosial (KOMSOS) Keuskupan Agung Kupang (KAK) : Romo Yohanes Kiri didampingi oleh Tim Publikasi Komsos KAK  : Van Tery, Elvira Siga dan Ito Nggana, pada hari ini Senin, 11 Juli 2022 di Ruang Kerja Gubernur NTT.

“Bagaimana pendapat dan testimoni dari Bapak Gubernur terhadap dukungan dan kontribusi dari YM. Uskup Agung Kupang selama 25 Tahun melayani di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam rangka ikut mendukung kemajuan pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini?”, tanya Romo Yohanes yang biasa disapa Romo Yan kepada Gubernur VBL mengawali pertemuan tersebut.

Gubernur Viktor menanggapi dengan gembira pertanyaan dari Romo Yan, seraya memberi apresiasi yang tinggi dan terima kasih yang tulus atas kontribusi yang telah didedikasikan oleh YM. Mgr. Petrus Turang. selama mengemban tugas pelayanan mulia sebagai Uskup Agung Kupang, sejak ditahbis menjadi Uskup. Sedikit informasi, Mgr. Petrus Turang ditahbiskan pada tanggal 27 Juli 1997 di Arena Pameran Fatululi Kota Kupang sebagai Uskup Coajutor Keuskupan Agung Kupang oleh Mgr. Julius Kardinal Darmaatmadja, yang menjabat Uskup Agung Jakarta waktu itu. Dan sejak tanggal 10 Oktober 1997, ketika Mgr. Gregorius Monteiro, SVD, wafat, Mgr. Petrus Turang secara otomatis menggantikan Mgr. Goris sebagai Uskup Agung Kupang.

“Sebagai pemimpin di daerah ini, sekaligus mewakili masyarakat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, saya sangat gembira menerima kehadiran KOMSOS KAK sekaligus Panitia Pesta Perak 25 Tahun Tahbisan Episkopal Y M Mgr. Petrus Turang. Saya gembira karena saya menganggap YM. Bapak Uskup sebagai sahabat, sebagai kakak sekaligus sebagai Bapak, yang selalu memberi motifasi pada diri saya sebaga adik, apalagi saat saya mulai menjabat sebagai Gubernur NTT.  Kegembiraan yang sangat luar biasa dalam hidup saya ini, tentunya karena Bapak Uskup telah menebarkan kebaikan-kebaikan dan  karakter-karakter sebagai Bapak, yang mana menurut saya hampir tidak ada bedanya dengan saya, di mana selalu lugas dan terbuka dalam penyampaian untuk mendorong  bahkan mengharapkan agar pelayanan itu harus memiliki makna berarti dan dapat dinikmati secara utuh dan merata oleh masyarakat”, ungkap Gubernur VBL kepada Mgr. Petrus Turang,  yang pertama kali dithabis sebagai Imam di Manado, pada tanggal 18 Desember 1974.

Selanjutnya Putera Semau ini juga sangat berterima kasih atas karya kebaikan yang telah dilakukan oleh YM. Uskup Agung Kupang , dimana selama ini beliau sebagai Pemimpin Umat Katolik, selalu mendorong umatnya di Wilayah Keuskupan Agung Kupang, bahkan seluruh masyarkat NTT, untuk dapat berupaya keras dalam menurunkan angka stunting di NTT.

“Beliau juga selalu mendorong untuk memajukan pertanian di Wilayah Keuskupan Agung Kupang,  di mana hal ini menjadi masalah yang sangat mendasar dari seluruh masyarakat NTT, apalagi dunia saat ini sedang menuju pada krisis pangan. Oleh kerena itu nilai-nilai, dorongan dan harapan yang begitu luar biasa dari Bapak Uskup, sebagai Gubernur NTT, saya sangat berterima kasih untuk semua perhatian dan semua hal yang telah diberikan bagi masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT”, urai Gubernur VBL sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas Pesta Perak Episkopal dari YM. Uskup Agung Kupang, seraya mengajak seluruh masyarakat NTT, untuk terus mendoakan monsinyur agar selalu sehat dalam tugas penggembalaan umat di KAK.

Romo Yan sebagai Ketua KOMSOS KAK yang juga pernah mengajar di Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi selama 10 tahun, menyampaikan bahwa Perayaan Pesta Perak Episkopal dari Yang Mulia Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2022, Pukul 09.00 Wita, bertempat di Paroki Santa Maria Assumpta Walikota. Perayaan itu akan didahului dengan Misa Syukur. Rencananya dihadiri juga oleh Para uskup se Indonesia dan Duta Besar Vatikan untuk Indonesia: Mgr. Piero Pioppo, di mana jabatan tersebut telah diembannya sejak 8 September 2017.

Demikian siaran pers ini dibuat dan untuk dipublikasikan

Penulis                                 : France A. Tiran;

Juru Foto                             : Dionisius  Mario Ciptiono Ceufin;

Pengambil Video              : Adrianus Hau.

Anda Suka Berita Ini ?