RRI Kupang Harus Ikut Mendorong Masyarakat Mengkonsumsi Kelor
Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Kupang , 19 Juli 2022
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), saat menerima Kepala LPP RRI Kupang, Ida Ayu Evi Handayani bersama Kepala Bagian Tata Usaha LPP RRI Kupang : Nixon Tizera, Para Pejabat Fungsional Tertentu LPP RRI Kupang, masing – masing : Eris Abind Refnalu selaku Pranata Siaran Ahli Madya, Ida Bagus Alit Sutetenaya selaku Teknisi Siaran Ahli Madya, Pranata Humas Ahli Madya : Teguh Widi Harsono dan Pranata Siaran Ahli Madya : Martha Riwu, pada hari ini, Selasa, 19 Juli 2022, di ruang kerja Gubernur NTT.
“Pemerintah Provinsi NTT berharap peran aktif dari Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang, dalam menyiarkan berbagai program dan kebijakan pembangunan Pemerintah, salah satunya yaitu Kelornisasi untuk mengatasi Stunting di NTT. Semangat yang harus dibangun untuk menyukseskan harapan ini, adalah semangat kemitraan diantara kita semua, untuk saling bekerja dan saling mendukung dalam mewujudkan NTT Bangkit NTT Sejahtera”, ungkap Gubernur VBL.
Gubernur Viktor yang didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Q. Parera, mendorong RRI Kupang, untuk terus meningkatkan peran besarnya dalam menyuarakan serta menyiarkan setiap langkah strategis yang dilakukan pemerintah, agar masyarakat khususnya para pendengar setianya, dapat mengetahui tingkat kemajuan pembangunan yang telah dicapai dan yang akan terus dilaksanakan oleh pemerintah.
“Saya berterima kasih karena hari ini, saya bisa menerima Kepala RRI Kupang, ini merupakan sebuah langkah maju untuk kita bisa terus berkolaborasi membangun NTT. Saya memberi apresiasi karena dari laporan Ibu Ida sebagai Kepala LPP RRI Kupang yang baru, RRI telah menyiarkan program dan kegiatan dari Pemerintah Provinsi NTT. Ini hal yang sangat baik dan patut diapresiasi. Namun RRI harus bisa juga meningkatkan kualitas siarannya, dengan lebih fokus menyampaikan program kerja Pemerintah Provinsi NTT, khususnya menyangkut berbagai terobosan yang tengah dilakukan secara terus menerus, seperti Kelor, TJPS, Pengembangan sektor Kelautan dan Perikanan, UMKM, dan khususnya Pariwisata sebagai prime mover pembangunan ekonomi di daerah ini. Untuk lebih memberi hasil yang optimal dalam publikasi siarannya, maka saya berharap, RRI dapat ikut serta dalam setiap kunjungan kerja saya ke daerah-daerah. Saat kita turun lapangan kita bisa lebih mencermati tentang berbagai permasalahan, dan langsung memberi jawaban solusi kepada masyarakat luas, dan itu akan membantu RRI menjadi makin diminati oleh masyarakat”, ungkap Gubernur VBL.
Orang Nomor Satu NTT ini menandaskan bahwa kehadiran RRI yang makin dekat di tengah-tengah masyarakat akan lebih efektif, karena dapat menjawab harapan dari masyarakat.
“RRI dapat menjadi mitra pemerintah untuk secara terus menerus mendorong masyarakat mengkonsumsi kelor, serta dapat menerima segala keluhan yang dialami masyarakat agar bisa disiarkan. Salah satu program andalan kita adalah melakukan propaganda agar Kelor dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Dan RRI sebagai media penyiaran public harus ikut terlibat dalam urusan ini. Kelor juga telah menjadi salah satu komoditas yang dikelola dan dikembangkan oleh UMKM di NTT. Selain memiliki banyak manfaatnya, food grade kelor juga sangat disarankan untuk dikonsumsi oleh anak-anak kita, karena kelor memiliki kandungan Vitamin C dan protein yang sangat tinggi di atas susu. Kelor jika dikonsumsi secara teratur oleh anak-anak kita, maka sangat bermanfaat untuk mencegah stunting. Kelor juga sudah hampir mendunia, bahkan WHO memberikan predikat kelor sebagai tanaman ajaib dunia, terbukti dari pemasaran daun kelor yang didistribusikan hampir ke seluruh Indonesia, Singapura dan Dili. Kelor harus menjadi makanan andalan dalam mengatasi stunting. Permintaan kelor di masyarakat selalu meningkat, bahkan 1 ton kelor untuk sekali pengolahan dirasa masih kurang. Pemerintah Provinsi NTT akan menyuplai daun kelor lebih banyak, dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat.”, pungkas Putera Semau ini.
Disisi lain, Kepala LPP RRI Kupang, Ida Ayu Evi Handayani merasa gembira karena hari ini untuk pertama kalinya sejak menjabat sebagai Kepala RRI Kupang, pada 9 Februarin 2022 lalu, beliau dapat bertemu langsung dengan Gubernur NTT dan menyampaikan berbagai program acara siaran RRI yang turut mendukung program pembangunan di NTT.
“Terima kasih karena hari ini kami bisa langsung bertemu Bapak Gubernur, dan kesempatan ini kami sampaikan bahwa kami siap mendukung Program dan Kebijakan Pemerintah Provinsi NTT dengan menyajikan hasil-hasil pembangunan di NTT melalui program siaran RRI. Kami juga telah menggagaskan sebuah program terkait dengan bagaimana Gubernur NTT dapat bisa berinteraksi dan menyapa masyarakat NTT. Jika Bapak berkenan bapak bisa menyiapkan waktu, untuk bisa hadir langsung di studio RRI Kupang, dapat berkomunikasi dengan pendengar ataupun dengan para pemirsa, karena RRI sekarang sudah terkoneksi dalam platform digital/online, dimana siaran RRI bisa disaksikan juga melalui RRI.co.id ataupun RRIPlay Go,dan You Tube RRI Kupang bahkan siaran kami bisa diikuti melalui Kantor Berita Nasional Indonesia”, jelas Evi yang pernah menjabat sebagai Kepala LPP RRI Palangkaraya.
Ida Ayu Evi Handayani, yang juga adalah perempuan berdarah Bali ini juga mangatakan bahwa LPP RRI Kupang juga menjadi Korwil VI Nusantara, dimana tugas dan peran RRI Kupang adalah mengkoordinir siaran pada Stasiun RRI Ende, Stasiun RRI Atambua, Studio Produksi (SP) RRI Sumba, SP. Rote, dan SP Labuan Bajo.
“Jadi jika program Gubernur NTT terlaksana, maka siaran tersebut dapat tersinergi dengan stasiun-stasiun penyiaran kami yang ada di beberapa daerah tersebut. Kami juga sudah punya program siaran pengembangan UMKM di NTT, yaitu Kupang Lintas Pagi, dimana program ini telah dimulai dari awal tahun 2022 ini, dan disiarkan pada setiap hari Kamis setiap Minggu, dengan durasi 60 menit. Selama program ini berjalan, telah diiisi oleh Korem 161 Wira Sakti, Pelaku-Pekerja UMKM dan pernah juga dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi NTT : Ibu Julie Sutrisno Laiskodat”, ujar Evi dengan penuh antusias.
Merespons apa yang disampaikan oleh Kepala LPP RRI Kupang, maka Gubernur Viktor menyatakan akan mendukung terobosan program baru RRI KUuang yaitu program “Masyarakat Mengadu, Gubernur Menjawab”.
Penulis : France A. Tiran;
Juru Foto : Amanda Kepa.
Demikian siaran pers ini dibuat dan dipublikasikan.
Anda Suka Berita Ini ?
