Blog Single
Kegiatan Gubernur - Umum

Gubernur Dorong P3A Perluas Lahan Tanam Pertanian

Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
 
3 November 2022

Demikian ditegaskan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat menerima Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Dalam Kom, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang : Costandji Sambera bersama jajaran Pengurus P3A : Herry Nono, Lukman Molbang, Simon Lubalu, Wellem Tallo Tulle pada hari ini, Kamis, 3 November 2022 di Ruang Kerja Gubernur NTT Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT. 

Pertemuan ini membahas perluasan lahan tanam P3A yang sekarang seluas 360 Hektar, dimana Gubernur VBL mendorong untuk segera memperluas lahan tanam tersenut menjadi minimal 300 Hektar dan bahkan sampai 500 hektar untuk ditanam jagung dan padi.

“Saya sangat berharap agar para petani di Kabupaten Kupang dapat memanfaatkan 360 Hektar lahan tanam pertanian dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat menghasilkan jagung dan padi yang melimpah sehingga pada tahun 2023 mendatang kita bisa mencegah inflasi yang terjadi dan juga mengantisipasi ancaman krisis pangan di waktu mendatang”, ujar Gubernur VBL.

Putra Nusa Bungtilu ini juga menambahkan bahwa perlu kerja kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam menunjang kebutuhan para petan,  agar berbagai kekurangan yang ada dapat segera diatasi dengan secepat mungkin sehingga tidak menghambat kinerja petani. 

“Saya berharap agar Pemerintah Kabupaten Kupang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, dapat segera mengatasi setiap masalah yang ada sehingga tidak menghambat kinerja petani. Semua komponen masyarakat harus terlibat majukan pertanian”, tegas Gubernur Laiskodat. 

Pada bagian lain, Ketua P3A Kompleks Dalam Kom : Costandji Sambera menjelaskan bahwa 75 Hektar padi dan 3 Hektar jagung siap dipanen pada tanggal 8 November 2022 mendatang dan beberapa kendala yang dihadapi petani saat ini adalah kondisi air sumur bor yang sangat kurang  dan bibit yang terbatas.

"Saat ini kami masih menghadapi beberapa kendala seperti sumur bor yang kurang dan bibit yang terbatas membuat kami kesusahan, sehingga kami berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk menyediakan alat sumur bor dan bibit tanam yang cukup",  jelas Sambera.

Mendengar permasalahan dan kendala yang dihadapi tersebut, Gubernur VBL mendorong P3A segera berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT untuk segera mengatasi masalah tersebut.

Turut hadir pada kesempatan tersebut : Staf Khusus Gubernur NTT Bidang Pertanian : Ir. Antonius P. Y. Djogo, M.Sc, S dan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT : Joaz B. Oemboe Wanda, SP.

Penulis : Salvi Moruk dan Dwiputra Mone Mangngi
Editor : France A. Tiran
Foto : Robertus Djehatu

Demikian siaran pers ini dibuat untuk dapat dipublikasikan.
Anda Suka Berita Ini ?