Gubernur membuka dengan resmi Pesta Paduan Suara Gerejawi ( PESPARAWI ) Ke 3 Perempuan GMIT Klasis Kota Kupang
Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT
Kupang, 3 Nopember 2022
"Saya selalu memberikan pikiran-pikiran bahwa menjadi warga negara Indonesia dimanapun kita berada, harus menjadi warga negara Indonesia serasa Nusantara, sekaligus warga negara Surgawi, dan ini adalah ciri khas manusia-manusia yg percaya pada Tuhan", demikian yang dikatakan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, saat mengawali sambutan dalam acara Pesta Paduan Suara Gerejawi ( PESPARAWI ) ke 3 Perempuan GMIT Klasis Kota Kupang, yang berlangsung di Gereja Paulus Kupang pada hari Kamis, 3 Nopember 2022.
Gubernur NTT juga menyampaikan bahwa dalam sebuah acara atau kegiatan yang melakukan seleksi konsolidasi kelembagaan perempuan GMIT khususnya dalam membentuk sebuah koor atau paduan suara untuk bernyanyi itu tidak gampang, dan harus ada kemauan dan sikap bisa menerima perbedaan satu sama lain dan menerima perbedaan itu sehingga menjadi satu dan tak terpisahkan karena berbeda itu indah.
Lanjut Gubernur, begitu ada koor apalagi lomba paduan suara maka akan melahirkan simphoni .Sebab kita melahirkan sebuah karya dan karya kita itu adalah suatu yang berkualitas . Ini merupakan sebuah tantangan bagi kita dalam membangun sebagai warga negara Indonesia maupun sebagai warga Kerajaan Surga.
Gereja saat ini sedang bertumbuh di dalam melahirkan pelayanan - pelayanan yang berkualitas kepada Tuhan.Oleh sebab itu kita harus dapat melakukan konsolidasi kelembagaan itu untuk bertemu dan berdiskusi serta saling berkomunikasi dan itu akan melahirkan pemikiran-pemikiran besar, kesepakatan - kesepakatan tentang Pelayanan yg baik kepada Tuhan dan masyarakat.
Sebab Gereja menjadi Sentral gerakan - gerakan perubahan cara berpikir , cara bekerja semua berawal dari Gereja .
Dan PESPARAWI adalah bagian dari kegiatan pembinaan mental spritual dan etika umat Kristen, sekaligus sebagai wahana perwujudan Iman dalam kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sementara itu pada tempat yg sama ketua Panitia PESPARAWI Ke 3 , Sien Fointuna Taopan, dalam laporannya mengatakan bahwa salah satu program pelayanan perempuan GMIT Klasis Kota Kupang Bidang Liturgia adalah Mengadakan Lomba Paduan Suara Perempuan GMIT Klasis Kota Kupang dua ( 2 ) Tahun sekali
Kegiatan ini selain diikuti oleh jemaat yang ada di Klasis Kota Kupang, juga mengundang jemaat Klasis lain dan jemaat denominasi lain.
Selain pelaksanaan kegiatan PESPARAWI Ke 3 Perempuan Klasis Kota Kupang juga turut mendukung program Pemerintah dan Dekranasda Provinsi NTT dengan memamerkan hasil karya perempuan melalui UMKM yang ada di jemaat - jemaat se Klasis Kota Kupang.
Adapun maksud dan tujuan dari pelaksanaan PESPARAWI ini adalah
1. Untuk memupuk perempuan GMIT Klasis Kota Kupang
2. Menjalin kerja sama dengan perempuan se Klasis Kota Kupang dan denominasi lain
3. Mengembangkan bakat dan Talenta Seni Perempuan
4. Membangun semangat kompetensi yang sehat di antara perempuan GMIT
5. Sebagai wadah kaderisasi perempuan GMIT.
Pelaksanaa PESPARAWI Ke 3 Perempuan GMIT Klasis Kota Kupang berlangsung pada tgl 3 dan 4 Nopember 2022 dan bertempat di Gereja Paulus Tingkat Satu Kupang dan diikuti oleh 19 peserta yang terdiri dari 16 peserta dari 15 Jemaat di Klasis Kota Kupang dan ditambah 1 Jemaat Emanuel Batu Kadera yang menghadirkan dua ( 2 ) Tim Peserta Klasis Kupang Timur, dan Gereja Toraja Kristen dan Gereja Kristen Batak Protestan.
Tema dari Kegiatan PESPARAWI Ke 3 Perempuan GMIT Klasis Kota Kupang adalah " PEREMPUAN BERMAZMUR ", dengan sub tema, " MELALUI PUJI - PUJIAN PEREMPUAN TERUS BERSEKUTU DAN BERSAKSI UNTUK MENJADI TELADAN DALAM MEMULIAKAN NAMANYA".
Demikian Siaran Pers ini dibuat untuk dipublikasikan .
Terima kasih .
Anda Suka Berita Ini ?
