Satpol PP NTT dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Wujudkan WBBM melalui DBHCHT
Kupang, 28 April 2026 —
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Timur memperkuat
koordinasi dengan Bea Cukai guna mendukung pembangunan Zona Integritas menuju
Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), melalui pemanfaatan Dana Bagi
Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Penguatan sinergi
tersebut dibahas dalam kegiatan Coffee Morning yang diselenggarakan Kantor
Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Kupang, Selasa
(28/4), di Aula Lantai 6 Gedung Keuangan Negara Kupang.
Kepala Seksi Pembinaan,
Pengawasan, dan Penyuluhan Satpol PP Provinsi NTT, Valentia Liliana Sanam,
hadir mewakili instansinya dalam kegiatan tersebut.
Agenda utama kegiatan
adalah penandatanganan Piagam Pencanangan dan Komitmen Dukungan Eksternal
pembangunan Zona Integritas menuju WBBM Tahun 2026. Penandatanganan ini menjadi
bentuk komitmen bersama lintas instansi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan
yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan turut dihadiri
instansi vertikal, perangkat daerah, BUMN, perbankan, serta pelaku usaha jasa
logistik dan transportasi di Kota Kupang. Keterlibatan berbagai pemangku
kepentingan ini menegaskan pendekatan kolaboratif dalam pembangunan Zona Integritas.
Dalam kesempatan
tersebut, Kepala KPPN Kupang memaparkan pentingnya percepatan Reformasi
Birokrasi melalui penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan
peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menekankan bahwa
setiap inovasi pemerintah harus memiliki indikator yang terukur dan memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga reformasi birokrasi tidak berhenti pada
aspek administratif, tetapi berdampak langsung pada layanan publik.
Melalui forum ini, Satpol
PP Provinsi NTT dan Bea Cukai juga memperkuat koordinasi dalam pengawasan dan
penegakan hukum terhadap peredaran barang kena cukai ilegal, khususnya rokok
tanpa pita cukai.
Selain penindakan, kedua
instansi mendorong peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait dampak
peredaran rokok ilegal, baik dari sisi kesehatan maupun kerugian terhadap
penerimaan negara.
Sinergi yang terbangun
diharapkan mampu mendukung optimalisasi pembangunan Zona Integritas menuju
WBK/WBBM, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepercayaan
masyarakat terhadap pemerintah.
Penulis: Valentia Liliana Sanam (Tim Media Satpol PP Provinsi NTT)
Editor: Mardika L. Bnani
