Berita - Umum

Kompetisi Robotik Perdana di NTT Resmi Digelar: Representasi Bangkitnya Generasi Teknologi Putra-Putri NTT

Kupang 20/05/2026 — Perkembangan teknologi modern telah menggeser batas-batas teritorial dan membuka arena kompetisi baru berbasis inovasi. Dari kawasan timur Indonesia, Nusa Tenggara Timur kini mulai mengambil bagian dalam arus perubahan tersebut. Untuk pertama kalinya dalam  torehan sejarah di NTT, ajang robotik berskala pelajar dan perguruan tinggi resmi digelar melalui Filosi Robotic Competition & Expo 2026 yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di Aula BPVP Kupang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh PT. Filosi Exider Inovasi melalui Logosi Institute bekerja sama dengan Satpel PVP Kupang tersebut menjadi ruang lahirnya harapan baru bagi generasi muda NTT untuk memasuki era teknologi, inovasi, dan kecerdasan imitasi (AI).

Mengusung tema “Ignite Your Creative Minds, Create Your Bright Future”, kompetisi ini diikuti peserta dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi hingga kategori umum. Berbagai cabang lomba dipertandingkan, mulai dari perakitan robotik, karya ilmiah dan prototype teknologi, hingga kategori robosport line follower.

Untuk tingkat SD, peserta mengikuti lomba perakitan project robotik Smart Trash Bin dan Traffic Light Detector. Tingkat SMP mempertandingkan project Smart Obstacle Car, sementara peserta SMA/SMK berkompetisi dalam lomba karya ilmiah dan perancangan prototype teknologi. Adapun kategori perguruan tinggi menampilkan expo hasil karya robotik, serta kategori umum dan komunitas turut ambil bagian dalam lomba robosport line follower.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama tiga hari dengan tahapan perlombaan yang disusun bertingkat. Hari pertama difokuskan pada perlombaan tingkat SMA/SMK, hari kedua diisi kompetisi tingkat SD, SMP, serta kategori Line Follower, sedangkan hari ketiga menjadi puncak pelaksanaan melalui babak final tingkat SD, SMP, Line Follower, sekaligus penilaian expo robotik tingkat universitas.

Ketua Panitia, D’Timor Manbait, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kegelisahan terhadap masih terbatasnya akses pendidikan teknologi dan pengembangan STEM di NTT.

Filosi Robotic Competition hadir sebagai langkah membangun budaya inovasi dan teknologi di NTT,” ujar D’Timor.

Ia menjelaskan, sebelum memasuki tahap kompetisi, panitia terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi dan workshop robotik bagi sekolah-sekolah di Kota Kupang. Tahapan tersebut dimaksudkan agar peserta tidak hanya berlomba, tetapi juga memahami proses berpikir kreatif, pemrograman, dan pengembangan teknologi secara praktis.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Logosi Institute dan PT. Filosi Exider Inovasi atas inisiatif menghadirkan kompetisi robotik pertama di NTT.

Menurutnya, dunia saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, tetapi pada kualitas sumber daya manusia yang mampu berpikir kreatif dan menguasai teknologi.

Apa yang dilakukan hari ini bukan sekadar lomba robotik. Ini adalah tanda bahwa anak-anak muda kita tidak kekurangan ide, tidak kekurangan semangat, dan tidak kalah dalam inovasi,” ujar Serena Francis di hadapan peserta dan tamu undangan.

Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi kunci utama generasi muda untuk mampu bersaing di era digital. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang mendukung penuh kegiatan-kegiatan inovatif yang membuka akses pembelajaran teknologi bagi anak-anak muda di daerah.

Kita tidak boleh membiarkan anak-anak muda NTT hanya menjadi penonton di era digital. Mereka harus menjadi pencipta, menjadi inovator, dan menjadi orang-orang yang mampu menciptakan solusi bagi daerahnya sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Serena menyebut Filosi Robotic Competition 2026 sebagai tonggak awal kebangkitan budaya inovasi di NTT.

Saya melihat Filosi Robotic Competition 2026 ini bukan sekadar sebuah event. Ini adalah tonggak awal, langkah penting untuk membangun ekosistem STEM dan budaya inovasi di Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Di balik semarak kompetisi dan antusiasme peserta, terselip sebuah pesan besar bahwa masa depan daerah tidak dibangun hanya dengan mimpi, melainkan keberanian untuk belajar dan beradaptasi terhadap perubahan zaman.

Direktur PT. Filosi Exider Inovasi, Erwin Alexander, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, mitra kolaborator khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT melalui Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT, Drs. Ady Endezon Mandala, M. Si, atas dukungan dan kolaborasi dalam menyukseskan ajang tersebut.

Menurut Erwin, dukungan pemerintah menjadi energi penting bagi tumbuhnya gerakan literasi teknologi di NTT.

“Kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah provinsi dan kota, komunitas, dan mitra  adalah fondasi penting dalam membangun generasi muda yang siap menghadapi masa depan digital,” ungkapnya.

Selain kompetisi robotik, kegiatan ini juga menghadirkan expo karya teknologi perguruan tinggi, pameran robotik, photobooth robotik, serta pelibatan lebih dari 17 pelaku UMKM Kota Kupang yang turut meramaikan rangkaian acara.

Filosi Robotic Competition & Expo 2026  adalah ruang perjumpaan gagasan, kreativitas, dan optimisme. Dari Kupang, tersimpan keyakinan bahwa anak-anak muda dari Timur pun mampu berbicara dalam bahasa teknologi dunia.

Sebab pada akhirnya, seperti yang disampaikan Wakil Wali Kota Kupang dalam sambutannya, masa depan bukan milik mereka yang paling kuat, melainkan mereka yang paling siap belajar dan beradaptasi.

 

Penulis: Mardika L. Bnani
Editor: Ita Kana

 

Anda Suka Berita Ini ?