Blog Single
Kegiatan Gubernur - Umum

Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru IKA Kayu Putih, Wagub NTT : Sukacita Natal Harus Melahirkan Semangat Solidaritas dan Prestasi

Kupang, 7 Januari 2026

“Syukuran Natal tahun 2025 dan Tahun Baru malam ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus refleksi iman atas kasih Tuhan melalui kehadiran Sang Bayi Natal yang membawa pesan kasih dan damai untuk dijalani di tahun yang baru.”

Demikian disampaikan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, saat menghadiri Syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Ikatan Keluarga Alor (IKA) Kayu Putih yang berlangsung di GMIT Gloria Kayu Putih pada Rabu, (7/1/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni menegaskan bahwa perayaan Natal merupakan peristiwa iman penting bagi umat Kristiani untuk mengenang kelahiran Yesus Kristus sebagai Juruselamat dunia.

Ia juga mengaku bersyukur dapat hadir dan merayakan Natal bersama keluarga besar IKA Kayu Putih. Menurutnya, perayaan ini bukan hanya mempererat hubungan dengan Tuhan, tetapi juga membangun persaudaraan dan persahabatan antar sesama.

“Kita hadir di tengah berbagai aktivitas dan kesibukan sebagai bentuk persaudaraan dan solidaritas. Natal harus kita sambut dengan sukacita, terlebih di tengah dunia yang berubah cepat dan tantangan iman yang semakin besar,” katanya.

Wakil Gubernur juga mengajak seluruh pihak IKA Kayu Putih untuk saling membantu, menguatkan, serta membangun budaya positif dalam komunitas, masyarakat, daerah, dan bangsa.

“Jadilah orang Alor yang menyebarkan kebaikan dan ketenteraman, yang dikenal karena keramahannya, kecerdasannya, serta keunggulan karakter dan intelektual,” tegasnya.

Ia mendorong agar terus dilaksanakan pembangunan reputasi dan prestasi masyarakat Alor melalui semangat persaudaraan, kekeluargaan, saling menolong, dan saling mengisi tanpa kehilangan jati diri.

“Sebarkan nilai-nilai positif kepada keluarga dan masyarakat. Teruslah kejar prestasi di dunia pendidikan, profesi, seni budaya, olahraga, dan bidang lainnya agar nama Alor semakin berkibar dan ‘menyala’,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Johni Asadoma juga menyoroti isu strategis di NTT, salah satunya stunting. Ia menegaskan bahwa stunting tidak hanya disebabkan faktor ekonomi, keterbatasan akses layanan kesehatan, sanitasi, dan keterbatasan pengetahuan orang tua tetapi juga pola hidup dan pola konsumsi yang kurang tepat.

“Masih ada kecenderungan pengeluaran untuk rokok, konsumsi sirih pinang dan minuman keras lebih besar dibandingkan pemenuhan gizi anak, padahal pemenuhan gizi harus dimulai sejak ibu hamil. Ini yang harus kita perbaiki,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan ucapan Selamat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seraya berharap semangat damai Natal senantiasa menyertai langkah hidup kita semua.

Sementara itu, Ketua IKA Kayu Putih, John Blegur, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya perayaan Natal dan tahun baru yang didukung oleh seluruh pihak.

"Kami terus menjalin silahturahmi antar anggota melalui berbagai kegiatan, salah satunya arisan IKA Kayu Putih setiap bulannya. Dan IKA Kayu Putih hadir hingga hari ini semuanya karena kuasa dan kasih Tuhan,” ujarnya.

Sedangkan Ketua Panitia Natal IKA Kayu Putih, Salmon Pering, menyatakan, "Kiranya melalui perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Tuhan senantiasa menyertai seluruh anggota IKA serta memperkuat kerukunan antar suku dan antar umat beragama."

Turut hadir pada acara ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing, serta anggota IKA Kayu Putih.

Demikian Siaran Pers ini dibuat untuk dipublikasikan. #AyoBangunNTT

Penulis : Fara Therik
Foto : Meldo Nailopo
Video : Ady Hau
Anda Suka Berita Ini ?